Penyelesaian Proyek MRT akan Terus Dipercepat dan Diselesaikan

Dokumen pembebasan lahan moda transportasi massal berbasis rel, Mass Rapid Transit (MRT) sudah diserahkan.

Penyelesaian Proyek MRT akan Terus Dipercepat dan Diselesaikan
Wartakotalive.com/Bintang Pradewo
Proyek MRT 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Dokumen pembebasan lahan moda transportasi massal berbasis rel, Mass Rapid Transit (MRT) sudah diserahkan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sehingga, pengumumannya akan segera ditempelkan di kantor Kelurahan terkait.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Pemkot Jakarta Selatan, Freddy Setiawan mengutarakan, pihaknya terus mengupayakan percepatan proses pembebasan lahan MRT.

Namun, memang tanggung jawab berada di BPN, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI.

"Pembebasan MRT sudah masuk semua dokumen," kata Freddy saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2016)‎.

Menurutnya daftar normatif atau data per bidang tanah pembebasan MRT sudah diserahkan oleh pihak BPN. Sehingga, pihak Kelurahan sudah menerimanya sejak Jumat (7/10).

"Daftar nominatif sudah diserahkan BPN kepasa Lurah-Lurah per Jumat kemarin," tutur dia.

Oleh sebab itu, pihak Kelurahan akan segera mengumumkan kepada masyarakat yang terkena dampak pembebasan lahan MRT.  "Selanjutnya nanti diumumkan ditempel di papan Kelurahan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faisal mengatakan, pihaknya mesti membebaskan 102 bidang lahan. Proses pembebasan lahan masih di Badan Pertanahan Nasional, menunggu daftar nominatif, yaitu daftar detail per bidang tanah. "Namun, kami menargetkan pada akhir tahun 2016 ini bisa selesai," ujar Yusmada.

Untuk pembebasan lahan, Bina Marga pernah menganggarkan Rp 600 miliar melalui APBD 2015.

Namun, pembebasan tidak tuntas dan anggaran yang terpakai hanya Rp 125 miliar. Dana yang tidak dipakai dikembalikan menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

Tahun ini, lanjut Yusmada, melalui APBD 2016 dianggarkan Rp 50 miliar dan melalui APBD Perubahan 2016 mendapat anggaran tambahan Rp 200 miliar.

Adapun pembebasan lahan di bawah Dishubtrans dilakukan melalui sistem pinjam pakai.

Dishubtrans membayar pembebasan lahan begitu APBD Perubahan 2016 disahkan.‎

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved