MRT Masuki Pengerjaan Konstruksi Jalan Layang di Depan Masjid Al Azhar

Direncanakan, MRT Jakarta dapat mulai beroperasi secara komersil pada awal tahun 2019.

MRT Masuki Pengerjaan Konstruksi Jalan Layang di Depan Masjid Al Azhar
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi tahap pengerjaan MRT di kawasan Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Upaya berupa pekerjaan pemasangan gelagar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja hingga area Jalan Haji Nawi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2017 mendatang. 

Karena proyek MRT Jakarta sudah memasuki tahapan penting pada pekerjaan konstruksi struktur layang MRT paket kontrak CP 103 berupa pemasangan gelagar (box girder) di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Masjid Al-Azhar.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Muhammad Nasyir mengatakan, pekerjaan ini merupakan salah satu bagian dari pekerjaan konstruksi untuk pembangunan koridor jalur layang MRT yang dikerjakan oleh kontraktor paket kontrak CP 103 yaitu Obayashi – Shimizu – Jaya Konstruksi Joint Venture (OSJ JV).

Sebagai informasi, tiap bentang antar tiang/kolom jalur layang MRT CP 103 memiliki panjang 30-40 meter dan akan dipasang 11-12 buah gelagar.

Target pemasangan gelagar per hari yaitu sejumlah 6 buah gelagar. 

Untuk pekerjaan pemasangan gelagar pada area CP 103, terdapat 2 buah alat launching gantry yang akan digunakan pada ruas Jl. Sisingamangaraja hingga Jl. Fatmawati (depan Jl. Madrasah), yang merupakan perbatasan dengan paket kontrak CP 102 (Tokyu-Wika Joint Operation).

"Periode konstruksi untuk launching gantry ini dimulai pada bulan Agustus 2016 dan direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2017 sesuai dengan perencanaan awal," kata Natsir melalui keterangan pers yang diterima Warta Kota di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2016).

Di samping pekerjaan pemasangan gelagar, saat ini sedang berlangsung pula pekerjaan penyelesaian konstruksi tiang/kolom jalur layang MRT di sepanjang Jalan Panglima Polim - Jalan Fatmawati dan pembangunan Gardu Induk Bawah Tanah (Receiving Sub-Station) di Taman PKK, Sambas, Jakarta Selatan.

Pekerjaan ini direncanakan akan selesai pada tengah tahun 2017 pada saat dimana kontraktor Paket Pekerjaan Sistem Kereta dan Track akan mulai melaksanakan pemasangan rel sesuai jadwal kontrak.

Adapun, seluruh dampak terkait dalam rangka percepatan yang timbul agar proyek dapat selesai tepat waktu, menjadi tanggungan kontraktor.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved