Produsen Kosmetik Ilegal di Sebuah Perumahan Berhasil Dibongkar

Lokasi penggerebekan terletak di dalam perumahan di Kp. Telaga Bestari Blok H3 No. 11 RT 02 / RW 03 Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Tangerang.

Produsen Kosmetik Ilegal di Sebuah Perumahan Berhasil Dibongkar
Warta Kota/Andika Panduwinata
Produsen kosmetik ilegal digerebek polisi. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Jajaran Polresta Tangerang melakukan penggerebekan di rumah produksi kosmetik ilegal pada akhir September 2016.

Lokasi penggerebekan terletak di dalam sebuah perumahan di Kp. Telaga Bestari Blok H3 No. 11 RT 02 / RW 03 Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Asep Edi menjelaskan bahwa pemilik produksi kosmetik tak berizin ini telah melakukan tindak pidana kefarmasian.

"Pelaku sudah beroperasi memproduksi kosmetik ilegal ini sudah dua Minggu," ujar Asep saat ditemui di Mapolresta Tangerang pada Rabu (5/10/2016).



Pemilik usaha memperkerjakan sekitar 10 karyawan dalam memproduksi kosmetik tersebut. Mereka bekerja setiap harinya di rumah berlantai dua itu.

"Untuk tersangka yakni pengelola usaha sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kami sudah mengantongi identitasnya," ucapnya.

Asep menyebut pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Ada empat saksi dimintai keterangan.

"Para saksi yang kami interogasi ada empat orang. Mereka merupakan karyawan dari usaha pembuatan kosmetik ilegal ini," kata Asep.

Bahkan para karyawan yang dipekerjakan tak mengerti soal farmasi. Mereka tak punya keahlian dan dipaksakan untuk pembuatan kosmetik tersebut.

"Ada 22 jenis barang bukti produk kosmetik yang berhasil kami amankan," ungkapnya.

Barang bukti tersebut di antaranya 47 dus ever white, 24 plastik cream sebagai bahan pembuatan, 15 diregen cairan kimia, 3140 cup cream pemutih serta 625 botol cairan pemutih wajah.

"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Atas perbuatannya itu tersangka dijerat Pasal 197 tentang kesehatan. Ancamannya 12 tahun kurungan penjara," paparnya.

Polisi berhasil mengungkap adanya pabrik kosmetik ilegal ini atas laporan warga dan BPOM Serang. Setelah diselidiki bahwa memang di rumah produksi tersebut melakukan pembuatan kosmetik yang dapat membahayakan si pemakainya.

"Ini murni tindak kejahatan. Daya beli masyarakat terganggu di jaman seperti ini, sehingga memilih produk yang murah," tutur Kepala BPOM Serang, Kamsuri.

Ia mengimbau agar masyarakat harus cerdas dalam memilih produk. Jangan tertipu soal harga yang murah.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved