Pipa PDAM Bocor, Warga Bekasi Terpaksa Beli Air Galon

Warga terpaksa membeli air karena aliran air dari PDAM Tirta Bhagasasi terputus karena ada kebocoran pipa.

Pipa PDAM Bocor, Warga Bekasi Terpaksa Beli Air Galon
Warga terpaksa membeli air karena aliran dari PDAM Tirta Bhagasasi terputus akibat kebocoran pipa. 

WARTA KOTA, BEKASI-Pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pecah sejak Sabtu (1/10) lalu. Akibatnya, ratusan ribu pelanggan dari perusahaan milik pemerintah daerah itu kesulitan memperoleh air bersih.

Pelaksana Distribusi PDAM Tirta Baghasasi Cabang Lemahabang, Amung menyatakan, hingga kini petugas masih mencari pipa yang mengalami kebocoran itu. Namun Amung menduga, kebocoran terjadi di dekat pipa gas milik Pertamina di sekitar Cikarang Utara.

"Karena berdekatan dengan pipa gas Pertamina, kami harus minta pendampingan oleh perusahaan tersebut untuk menggali pipanya di bawah tanah," kata Amung kepada wartawan pada Rabu (5/10/2016).

Amung mengatakan, petugas telah menyisir beberapa ruas jalan untuk mendeteksi kebocoran pipa itu. Misalnya penggalian tanah di sepanjang Jalan Raya Lemahabang, Cikarang Utara; Jalan Sertajaya, Cikarang Timur; Jalan Raya Kalimalang, Cikarang Selatan dan sebagainya.

"Prediksi kami kebocoran pipanya tidak satu batang. Karena pipanya bukan jenis pipa PVC tetapi model lama," ujar Amung.

Setelah menemukan pipa yang bocor itu, kata dia, pihaknya akan menggantinya dengan pipa model PVC. Dia juga tidak bisa memastikan, butuh waktu berapa lama untuk memperbaiki pipa yang bocor tersebut.

Amung menambahkan, sebetulnya kasus serupa sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Awalnya kebocoran hanya sebesar ibu jari tangan, namun karena tekanan airnya cukup tinggi maka lubangnya kian membesar. "Dampaknya air tidak mengalir ke permukiman warga dengan baik," jelasnya.

Guna mengakomodir kebutuhan warga, kata Amung, instansinya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk mengirim pasokan air bersih ke Cikarang Utara. Bahkan pihaknya juga mengirim pasokan air menggunakan truk dengan kapasitas 4.000 liter per tangki.

Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim menyatakan permohonan maafnya ke para pelanggan akibat kejadian ini. Usep menyatakan, setidaknya ada 100.000 pelanggan yang terkena dampak tersebut.

Menurut Usep, kebocoran pipa terjadi di wilayah Tegal Gede. Kebocoran itu mengakibatkan pasokan air yang seharusnya 380 liter/detik berkurang menjadi 360 liter/detik. Adapun kebocoran pipa tersebut berdampingan dengan pipa gas Pertamina.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved