Pemilukada DKI Jakarta

Komentari Sandiaga soal Tax Amnesty, Ahok Dianggap Blunder

Meski dituding pengemplang pajak, Syarif menyebut Sandiaga tak akan membalas serangan Ahok.

Komentari Sandiaga soal Tax Amnesty, Ahok Dianggap Blunder
Warta Kota/Gopis Simatupang
Sandiaga Uno mengindikasikan akan berduet dengan mantan Mendikbud Anies Baswedan dalam kancah Pilkada DKI Jakarta 2017, Kamis (22/9/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap blunder dengan menyebut Sandiaga Uno sebagai pengemplang pajak karena mengikuti program tax amnesty.

Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Syarif, menyebut tax amnesty merupakan program Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sehingga semua pihak harus menyukseskan program tersebut.

"Tax amnesty itu kan program unggulan Jokowi yang harus disukseskan semua kalangan. Semua pihak yang ikut tax amnesty bertujuan menyukseskan program itu," kata Syarif, melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (4/10).

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menilai Ahok tak paham dengan maksud program tax amnesty atau pengampunan pajak.

Meski dituding pengemplang pajak, Syarif menyebut Sandiaga tak akan membalas serangan Ahok.

"Sandi itu berbesar hati dan tidak akan membalas hal serupa kepada Ahok. Tapi serangan Ahok kepada Sandi justru jadi blunder," kata Syarif.

Ahok sebelumnya menyebut, masyarakat non-pejabat tidak perlu melaporkan harta kekayaannya melalui LHKPN. Melainkan wajib melaporkan pajaknya. Oleh karena itu, pemerintah menjalankan program tax amnesty.

"Tax amnesty ini untuk orang biasa yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalan hal ini Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak gitu ya he-he-he," kata Ahok, Senin (3/10). (Kurnia Sari Aziza)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved