Penganiayaan

Edan, Warga Pukul Nenek Pakai Martil karena Kesal Ditagih Utang

Maksud hati menagih utang, seorang nenek di Babelan, Kabupaten Bekasi malah dipukul menggunakan martil oleh si peminjam uang.

Edan, Warga Pukul Nenek Pakai Martil karena Kesal Ditagih Utang
equator.co.id
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Maksud hati menagih utang, seorang nenek di Babelan, Kabupaten Bekasi malah dipukul menggunakan martil oleh si peminjam uang.

Akibatnya, korban Sudastri (66) mengalami luka parah di bagian kepala dan dirawat di RSUD Kota Bekasi.

Kasus penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Kavling Nurul Yakin, RT 08/07, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Bebelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/10) petang.

Saat itu korban yang baru saja menunaikan salat ashar, didatangi oleh pelaku Heni Herlina (43) yang merupakan tetangganya sendiri.

Kedatangan pelaku ke rumah korban untuk membicarakan utangnya. Entah mengapa keduanya malah terlibat percekcokan yang berujung aksi penganiayaan terhadap korban.

"Melihat kejadian itu, warga langsung mengamankan Ibu Heni dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Babelan," kata Yati Riswani (33) pada Selasa (4/10).

Menurutnya, kasus penganiayaan ini terungkap saat dia hendak membeli minuman dingin ke warung milik Sudastri. Saat itu, Yati memanggil korban namun tidak ada yang menyahut.

Yati kemudian melongok ke dalam rumah dan mendapati tetesan darah di lantai ruang tengah menuju kamar tidur Sudastri. Yati lalu melaporkan hal ini ke suaminya bernama Ahmad Sutaji dan tetangga lainnya.

"Kita semua langsung mengecek ke rumah ibu Sudastri. Rupanya saat di pintu depan, terdengar suara gaduh di kamar tidur," jelas Yati.

Mendengar suara gaduh itu, kata Yati, warga lalu bergegas ke ruang tidur Sudastri. Setibanya di sana, mereka terkejut melihat mukena yang dikenakan Sudastri sudah berlumur darah.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved