Pemilukada DKI Jakarta

Warga Tanah Merah Minta Anies Baswedan Tepati Janji seperti Jokowi

Puluhan Warga Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, menggelar dialog dengan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (2/10).

Warga Tanah Merah Minta Anies Baswedan Tepati Janji seperti Jokowi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Anies Baswedan saat mengunjungi warga Tanah Merah, Minggu (2/10). 

WARTA KOTA, KOJA -- Puluhan Warga Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, menggelar dialog dengan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (2/10).

Di sela-sela dialog, warga meminta Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu, menepati janjinya seperti Joko Widodo saat Pilgub 2012.

Purwanto (32), satu di antara warga Tanah Merah yang mengikuti dialog dengan Anies, mengatakan, pada saat Pilgub 2012 Jokowi pernah blusukan ke kampung ini, dan berjanji akan membuatkan KTP warga yang belum berstatus warga Jakarta.

"Alhamdulillah setelah Jokowi jadi gubernur, KTP langsung jadi, kami mau Pak Anies seperti itu," kata Purwanto yang juga merupakan Koordinator Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu, Minggu (2/10).

Namun kali ini bukan KTP yang diminta oleh warga, melainkan legalitas tanah yang telah ditempati oleh warga selama lebih dari 20 tahun.

"Kami ingin Pak Anies tidak melakukan penggusuran, tanah yang telah ditempati warga lebih dari 20 tahun dan tidak bermasalah akan diakui haknya dalam bentuk sertifikasi hak milik," kata dia.

Purwanto dan juga warga yang hadir mengatakan, akan membantu memenangkan Anies dan Sandiaga Uno dalam Pemilukada DKI Jakarta asal mengabulkan permintaan warga Tanah Merah.

"Dulu Pak Jokowi di Tanah Merah menang 90 persen, kita bantu Pak Anies untuk menang 100 persen," kata dia yang kemudian serempak diamini warga.

Anies yang menyimak permintaan warga merespon melalui anggukan kepala dan mengatakan akan mengabulkannya jika terpilih kelak.

"Kalau 15 Februari 2017 saya terpilih, insya Allah akan terkabul harapan bapak dan ibu," kata Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies juga menandatangani kontrak politik yang berisi poin-poin kesepakatan dengan warga, satu di antaranya soal tidak akan melakukan penggusuran jika terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta. (Acep Nazmudin)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved