Penggusuran Jakarta

Warga Merasa Dibohongi Janji Jokowi, Kampung Deret Bukit Duri Hanya Kebohongan

Dia bilang, akan bangun kampung deret untuk warga Bukit Duri supaya tertata dan layak huni, supaya tidak banjir lagi. Tapi, semuanya bohong.

Warga Merasa Dibohongi Janji Jokowi, Kampung Deret Bukit Duri Hanya Kebohongan
Warta Kota/Dwi Rizki
Tukang loak kini ada di setiap sisi reruntuhan puing kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan untuk membeli atau mengumpulkan barang bekas dari warga. 

WARTA KOTA, TEBET -- Janji tinggal janji, harapan tidak kunjung menjadi kenyataan. Rencana pembangunan Kampung Deret Bukit Duri, yang semula digadang-gadang oleh Joko Widodo, kala mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta tidak kunjung dilaksanakan, bahkan hingga kini dirinya menjadi Presiden Republik Indonesia.

Janjimu dinilai palsu.

Penyesalan atas janji manis itu dirasakan oleh sejumlah warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan yang mengaku masih bertahan menghadapi penertiban yang dilakukan, Rabu (28/9/2016).

Mereka mengaku, mengingat betul suasana meriah, hingar bingar pekan kampanye Jokowi, sapaan Joko Widodo bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada tahun 2013 silam.

Keduanya yang tampil sederhana di depan masyarakat Bukit Duri terlihat santun dan sangat ramah kepada warga.

Keduanya pun menjanjikan warga hunian yang layak dengan mengganti seluruh rumah warga yang berdesakan kumuh dengan Kampung Deret, bangunan panjang berderet di sisi Kali Ciliwung.

"Inget banget, saya ingat betul kata-kata pak Jokowi waktu itu. Dia bilang, saya akan bangun kampung deret untuk warga Bukit Duri, supaya tertata dan layak huni, supaya ndak banjir lagi. Tapi semuanya bohong, sampai sekarang nggak ada buktinya," ungkap seorang ibu menirukan pernyataan Jokowi semasa kampanye Pilgub pada tahun 2012 silam.

Warga RT 12/06 Bukit Duri yang enggan disebutkan namanya itu pun menunjukan lokasi Jokowi pernah blusukan meninjau pinggir kali dan batas permukiman warga.

Selain itu, bentuk kampung deret yang membentang mulai dari RW 09 hingga RW 12 bukit duri dengan posisi bangunan yang saling berhadapan.

"Pinggiran kali ini nanti dilebarin terus ada jalan inspeksi, rumahnya dibangun dua tingkat, posisinya belakang-belakangan (membelakangi-red), satu ngadep kali, satu lagi ke jalan.

Bentuk rumahnya kayak model Betawi, kayak di Kebayoran Baru itu (Kampung Deret Petogogan-red), cakep deh," ungkapnya bercerita.

Namun rencana tinggal kenangan, sosok kedua pejabat yang semula dilihatnya baik itu berubah menjadi tidak acuh dan tidak ramah.

Kampung Bukit Duri yang telah puluhan tahun menjadi tempat tinggalnya akan diratakan dengan tanah.

UPDATE GOSIP ARTIS:   SELEB WARTA KOTA

LIKE FANPAGE FACEBOOK: wartakotalive 

FOLLOW TWITTER : @wartakotalive

FOLLOW INSTAGRAM : @wartakotalive

 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved