Kecelakaan Kerja

Dua Orang Pekerja Pemasangan Tower Terjatuh di Gandaria Selatan

Kecelakaan kerja kembali terjadi. Kali ini pekerja pemasangan tower terjatuh di Ruko The Best Nomor 31-32 Blok B Gandaria Selatan, Cilandak, Sabtu.

Dua Orang Pekerja Pemasangan Tower Terjatuh di Gandaria Selatan
Warta Kota/Dwi Rizki
Kanit Kapolsek Cilandak Kompol, Sujanto didampingi Kanit Reskrim Polsek Cilandak, Iptu Agus Herwahyu Adi dan beberapa orang anggota Reskrim Polsek Cilandak, Sabtu (1/10/2016), mendatangi lokasi kejadian. 

WARTA KOTA, CILANDAK - Kecelakaan kerja kembali terjadi. Kali ini pekerja pemasangan tower terjatuh di Ruko The Best Nomor 31-32 Blok B Gandaria Selatan, Cilandak Jakarta Selatan pada Sabtu (1/10/2016).

Akibatnya, seorang pekerja dilaporkan terluka parah, sedangkan seorang lainnya meninggal dunia.

Peristiwa tersebut disampaikan Kanit Kapolsek Cilandak Kompol, Sujanto bermula dari laporan pihak keamanan Ruko The Best Fatmawati yang melaporkan adanya kecelakaan kerja pada sekira pukul 12.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dirinya yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Cilandak, Iptu Agus Herwahyu Adi dan beberapa orang anggota Reskrim Polsek Cilandak mendatangi lokasi kejadian.

Dirinya kemudian bertemu dengan Adriansyah selaku pemilik Ruko, namun korban sudah tidak ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lantaran sudah dilarikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati.

Akan tetapi, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan dan dan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Diperoleh keterangan dari karyawan ruko bahwa betul telah terjadi kecelakaan kerja dengan korban petugas pasang tower yang terjatuh bernama Cahyadi Pernama dan Hairullah," ungkapnya kepada wartawan di Mapolsek Cilandak pada Sabtu (1/10/2016).

Mendapati kesaksian tersebut, dirinya pun menyambangi RSUP Fatmawati pada sekira pukul 13.00 WIB.

Diketahui jika Hairullah mengalami luka berat, sedangkan Cahyadi Pernama diketahui telah meninggal dunia.

"Anggota sudah mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Fatmawati untuk pengobatan Korban yang luka dan visum et repertum mayat bagi yang meninggal dunia. Kasus ini masih didalami," tutupnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved