Breaking News:

Penggusuran Jakarta

Jaya Suprana Gabung dengan Warga Tolak Penggusuran Bukitduri

Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana, hadir di tengah-tengah warga korban penggusuran Bukit Duri pada Rabu (28/9) pagi.

Penulis: | Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Dwi Rizki
Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana, hadir di tengah-tengah warga korban penggusuran Bukit Duri pada Rabu (28/9) pagi. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana,  hadir di tengah-tengah warga korban penggusuran Bukit Duri pada Rabu (28/9) pagi.

Dia mendampingi Romo Ignatius Sandawan Sunardi selaku pengagas sekaligus pengasuh Sanggar Ciliwung.

Walau terlihat tidak terlalu sehat, Jaya yang didorong menggunakan kursi roda itu terlihat bersemangat menyampaikan penolakan dan keluh kesah yang disampaikan warga.

Dirinya pun mengenakan tali berwarna merah-putih yang diikatkan pada bagian kepala dan lengan sebelah kiri sebagai tanda perjuangan.

"Saya datang ke sini atas nama kesetiakawanan, saya sudah lama mengenal Romo Sandyawan, dia itu tokoh kemanusian. Karena itu saya akan temani beliau selama penertiban ini," ungkapnya kepada wartawan di lokasi penertiban pada Rabu (28/9).

Penertiban yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta menurutnya tidak mengedepankan azas hukum, karena tuntutan warga dalam class action masih dikaji dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sidang pun sudah memasuki kali ke sembilan dan hakim belum memutuskan, tetapi penertiban tetap dilakukan.

"Kalau berbicara siapa yang salah dan siapa yang benar itu bisa jadi perdebatan panjang. Kami hanya ingin minta waktu dan belas kasih dari pemerintah. Biarkan proses hukum berjalan, hormati hukum yang ada," ungkapnya.

Namun permintaan Jaya rupanya tidak digubris oleh Pemkot Jakarta Selatan, tepat pada pukul 08.00 WIB, penertiban dilakukan.

Dua buah becho berukuran besar merangsek masuk permukiman warga dan merobohkan satu per satu rumah permanen warga yang berada di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berlanjut pada sisi Kali Ciliwung.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved