JPO Pasar Minggu Ambruk

Wakil Wali Kota Depok Pradi Singgung Ahok, Wali Kota Depok yang Meradang

Saya minta semuanya untuk menjaga pernyataan dan menghindari hal yang bisa jadi blunder

Wakil Wali Kota Depok Pradi Singgung Ahok, Wali Kota Depok yang Meradang
istimewa
M Idris Abdul Somad, Walikota Depok

WARTA KOTA, DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad meminta seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Depok termasuk Wakil Wali Kota Depok untuk menjaga pernyataan dari hal-hal yang justru bisa menimbulkan blunder bagi Pemkot Depok sendiri.‬

Baca juga: Tak Datangi Keluarga Korban JPO Ambruk, Ahok Dikecam Wakil Wali Kota Depok

Hal ini dikatakannya terkait pernyataan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna yang mengecam Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan menilainya tak berempati pada keluarga korban jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Minggu yang ambruk, dimana 3 orang korban tewas adalah warga Depok.

"Saya minta semuanya untuk menjaga pernyataan dan menghindari hal yang bisa jadi blunder," kata Idris.

Idris menyebutkan bahwa tantangan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, agar berempati pada korban ambruknya jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasar Minggu dengan mendatangi rumah keluarga korban tewas yang merupakan warga Depok di Depok, hanyalah pernyataan dan ungkapan pribadi Pradi saja, serta bukan pernyataan resmi Pemkot Depok.

Menurut Idris, kecaman dan tudingan Pradi ke Ahok yang menyatakan Ahok tak berempati ke keluarga korban, juga adalah pendapat pribadi Pradi, dan bukan pendapat resmi Pemkot Depok.

"Tantangan dan kecaman itu adalah statement pribadi Pak Pradi, bukan atas nama pemerintah Kota Depok, atau pernyatan resmi Pemkot Depok," kata Idris kepada wartawan, Senin (26/9/2016).

Idris menuturkan pihaknya perlu mengklarifikasi hal ini, karena pernyataan Pradi tersebut jika diangggap sebagai pernyataan resmi Pemkot Depok, maka bisa saja menjadi blunder bagi Pemkot Depok.

Sebab dalam kasus robohnya pohon besar di kawasan Tanah Baru, Beji, Depok, beberapa waktu lalu yang menimpa mobil warga, tercatat korbannya adalah warga Jakarta Selatan, walau tidak sempat menimbulkan korban jiwa.

"Jadi ini saya klarifikasi, karena saya khawatir pernyataan itu malah jadi blunder terhadap tuntutan masyarakat kepada Pemkot Depok, contohnya atas robohnya beberapa pohon besar di Tanah Baru yang menimpa warga, dimana ada pula warga Jakarta Selatan, yang menjadi korbannya," kata Idris.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved