Dishub Salahkan Pemasangan Reklame di JPO Pasar Minggu

Umur JPO Pasarminggu sudah 14 tahun. Ditambah pemasangan reklame yang ngawur. Dua alasan itulah yang diduga jadi penyebab robohnya JPO Pasarminggu

Dishub Salahkan Pemasangan Reklame di JPO Pasar Minggu
Dua orang tewas tertimpa atap JPO yang roboh di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Umur jembatan penyeberangan orang (JPO) Pasarminggu sudah 14 tahun. Ditambah pemasangan reklame yang ngawur. Dua alasan itulah yang diduga jadi penyebab robohnya JPO Pasarminggu pada Sabtu (24/9).

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengaku bahwa usia maksimal JPO adalah 10 tahun.

Sedangkan JPO Pasarminggu sudah berusia 14 tahun dan perawatan terakhir dilakukan oleh Sudinhub Jakbar pada tahun 2012.

"Kami sebenarnya sudah mengirim surat untuk merekomendasikan penggantian dan pembuatan JPO baru di Pasarminggu itu," kata Sigit ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (26/9).

Permohonan sudah dilakukam sejak Januari 2016 lalu. Tapi sampai JPO itu roboh, belum juga ada persetujuan.

Lebih lanjut, Sigit menyalahkan pemasangan reklame yang ngawur di JPO tersebut dan tanpa rekomendasi dari Dishub DKI Jakarta.

Sigit menjelaskan, wewenang pemasangan reklame ada di Bidang Pemanfaatan Aset BPKAD DKI Jakarta. Dan kewenangan menertibkan reklame ada di Ketua Tim Penertiban Reklame di Satuan Polisi Pamong Pradja DKI Jakarta.

Diketahui bahwa reklame di JPO Pasarminggu itu dipasang di bagian pagar atas JPO tersebut.

Menurut Sigit, pemasangan reklame disana menyalahi aturan dan tak sesuai dengan konstruksi JPO.

Sebab JPO itu tak pernah diujicoba diterpa angin ekstrim dengan kondisi ada benda padat tak memiliki lubang angin menempel disana.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved