Breaking News:

Banjir Bandang Garut 2016

Cerita Heroik Dedi Menyelamatkan Anak Kecil Terjepit Bagunan

Dedi Rohyadi (52) warga Kampung Lapangan Paris menjadi pahlawan bagi seorang anak kecil yang terjepit bangunan saat banjir bandang

Editor: Andy Pribadi
Alija Berlian Fani
Dedi Rohyadi (52) warga Kampung Lapangan Paris RT 01/RW 02, Desa Sukakarya, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat di depan rumahnya, Sabtu (24/9/2016). 

WARTA KOTA, GARUT -- Dedi Rohyadi (52) warga Kampung Lapangan Paris RT 01/RW 02, Desa Sukakarya, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat menjadi pahlawan bagi seorang anak kecil yang terjepit bangunan saat banjir bandang.

Pria yang masih aktif sebagai TNI ini, saat banjir bandang terjadi melihat ada seorang anak perempuan meminta tolong karena tertahan oleh rentuhan banguan yang terbawa arus air.

Tanpa pikir panjang, dirinya langsung menuju lokasi kejadian yang berada tepat di sudut rumahnya. Namun proses penyelamatan tidak semudah yang dibayangkan karena si anak tidak bisa diangkat.

"Kaki saya satu di genteng satunya lagi coba dorong bangunan yang ngejepit. Ngga lama kemudian akhirnya bisa keangkat anaknya," ujarnya pada wartakotalive.com, Sabtu (24/9).

Setelah berhasil diangkat, anak yang kondisi kepalanya sudah berlumuran darah dan rambut penuh lumpur diserahkan ke Redi Ahmad Maulana (19) anak pertama Dedi untuk dipindahkan ke tempat lebih tinggi.

Tidak menangis sedikitin pun, anak perempuan yang usianya masih sembilan tahun tersebut menceritakan dirinya terbawa arus dan tidak tahu orangtuanya kemana.

"Saya ngga tau ini anak siapa, dia ngasih tau kalo tinggal di sana (sekitar 100 meter dari rumahnya)," ucap bapak yang keluarganya baru satu bulan tinggal di rumah yang berada 5 meter dari pembatas sungai Cimanuk.

Setelah menunggu empat jam dan berhasil dievakuasi, si anak yag diketahui masih kelas 3 SD bersama keluarga Dedi menuju Rumah Sakit Guntur mengunakan ambulan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

"Mau nanya pak RT ini anak siapa, orangnya ngga tahu kemana. Sampainya di rumah sakit saya langsung serahkan ke petugas di sana, abis itu ngga tau lagi kemana dianya," ungkapnya. (Alija Berlian Fani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved