Kampung Apung
Kampung Apung Tempat Politisi Menebar Janji
Paling mengesalkan, kampung apung hanya jadi tempat janji-janji diikrarkan setiap menjelang Pilkada.
WARTA KOTA, PALMERAH— Warga Kampung Apung, Kapuk, Jakarta Barat, makin terpuruk. Rumah-rumah mereka benar-benar hancur dimakan air banjir yang tak pernah surut.
Asmat (54), warga Kampung Apung, Kapuk, mengatakan, kampung mereka kini tak hanya terkepung air, tetapi juga eceng gondok.
"Pernah sampah disini di angkut, sampai 10 truk tak selesai juga," kata Asmat (54), Senin (19/9).
Air rawa yang tak mengalir berubah jadi sarang nyamuk dan banyak sampah. Tak sehat. Belum lagi eceng gondok tumbuh dimana-mana mengelilingi kampung.
Paling mengesalkan, kampung apung hanya jadi tempat janji-janji diikrarkan setiap menjelang Pilkada. Pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah datang ke Kampung Apung.
Prabowo Subianto juga pernah datang. Mereka manya menengok saja. Setelah terpilih, lalu lupa.
"Ah Ahok itu dari awal kesini sudah tak berani janji apa-apa," tambah Asmat (54).
Makanya, warga kini menantang para calon Gubernur untuk datang ke Kampung Apung. Tapi tak sekadar berjanji.
Salah satu yang ditantang oleh warga adalah Sandiaga Uno, salah satu calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017.
Menurut Susnadi alias Bang Jii (52), dahulu ada sebuah pohon nangka besar di Kampung Apung. Di bawah pohon diletakkan sebuah bale bambu.
Tiap sore orang dewasa duduk dan mengobrol disana. Sementara anak-anak kecil bermain di jalan lebar berpasir dengan pohon-pohon besar di kiri kanannya. Teduh dan sejuk
Susnadi alias Bang Ji'i (52), salah satu penghuni lama Kampung Apung, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, mengingat masa-masa indah di kampungnya di tahun 1970an, Senin (19/9/2016).
"Waktu itu namanya belum Kampung Apung. Tapi Kampung Kapuk Teko," ujar Susnadi kepada Wartakotalive.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160920-kampung-apung-kapuk_20160920_095824.jpg)