Bulan Ini Pemkot Bekasi Bentuk Dewan Transportasi

Di DKI kan sudah ada, nanti kita coba seperti di sana. Nanti namanya Dewan Transportasi Kota Bekasi

Bulan Ini Pemkot Bekasi Bentuk Dewan Transportasi
Warta Kota
Walikota Bekasi Rahmat Effendi 

WARTA KOTA, BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi berencana membentuk Dewan Transportasi Kota Bekasi. Lembaga tersebut diharapkan bisa membantu pemerintah daerah dalam menata sarana transportasi di wilayah setempat.

"Di DKI kan sudah ada, nanti kita coba seperti di sana. Nanti namanya Dewan Transportasi Kota Bekasi," kata Rahmat di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selata, Senin (19/9).

Rahmat mengungkapkan, lembaga tersebut nantinya berjumlah lima orang dan diisi dari berbagai kalangan. Namun Rahmat ingin, organisasi itu diisi oleh orang yang berkompeten dalam bidang transportasi. "Isinya orang kampus, pengamat transportasi dan sebagainya. Pokoknya orang independen yang konsen terhadap transportasi," jelas Rahmat.

Rahmat menyebut, tugas dewan ini sebagai pemberi masukan kepada Pemerintah Kota Bekasi yang berhubungan dengan permasalahan transportasi. Mereka, kata Rahmat, bertugas sebagai pemikir untuk memberi masukan terhadap infrastruktur jalan dengan transportasi yang sudah ada, serta masukan tentang SDM (sumber daya manusia) yang diperlukan dalam struktur transportasi.

"Bulan ini Dewan Transportasi harus terbentuk dan yang sudah siap membantu mantan Ketua Dewan Transportasi DKI, Azaz Tagor Nainggolan," ujar Rahmat.

Dia menilai, keberhasilan pembangunan daerah ditentukan oleh beberapa aspek. Selain infrastruktur yang baik, juga transportasi yang aman sebagai pendukung aksesbilitas masyarakat ke tempat tujuannya.

Politisi Partai Golkar ini pun meyakinkan, Dewan Transportasi Kota Bekasi tidak akan tumpang tindih dengan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi yang sudah ada. Soalnya Organda bertugas pada bidang teknis, bukan sebagai pemberi masukan. Misalnya, membantu kepengurusan KIR angkutan umum dan izin trayek angkutan umum.

Sementara itu, Azaz Tigor Nainggolan menyatakan kesediaannya membantu Pemerintah Kota Bekasi. Tigor menyebut, telah menjalin komunikasi dengan Rahmat terkait hal tersebut. "Saya siap saja dengan ajakan pak Wali Kota untuk menata transportasi di Kota Bekasi," kata Tigor.

Dia mengatakan, pengalamannya saat menjadi Dewan Transportasi DKI Jakarta akan menjadi pelajaran yang baik untuk menata sistem transportasi di Kota Bekasi. Tigor menilai, sistem transportasi di Kota Bekasi memang masih buruk, sehingga banyak pegawai yang bekerja asal Kota Bekasi menuju Jakarta masih menggunakan kendaraan pribadi.

"Transportasi yang ada saat ini belum memenuhi kenyamanan dan keamanan penggunanya, sehingga masyarakat cenderung beralih menggunakan kendaraan sendiri," ujar Tigor.

Tigor menjelaskan, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan DKI, sudah seharusnya dibuat transportasi penghubung atau terintegrasi. Dengan begitu, masyarakat akan semakin mudah untuk berpergian.

"Sistem transportasi yang terintegras antar wilayah sudah menjadi prioritas Wali Kota Bekasi. Beliau ingin menata sistem transportasi dengan lebih baik lagi, sehingga Dewan Transportasi ini dibentuk sebagai partnernya dalam mengambil kebijakan," jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved