Kamis, 4 Juni 2026

Setelah Pindah ke Rusun Rawa Bebek, Kehidupan Warga Menjadi Lebih Baik

Keluarga dan suami sempat menegok. Alhamdulillah, saya sih suka di sini, mirip apartemen soalnya.

Tayang:
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Rusun Rawa Bebek 

WARTA KOTA, CAKUNG -- Sejumlah warga gusuran yang sudah direlokasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kini, terpantau hidup jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Diketahui, warga sebelumnya sempat tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan baik itu di bantaran kali hingga di lahan milik pemerintah di bilangan wilayah DKI Jakarta.

Pantauan Warta Kota, senyuman dari sejumlah warga gusuran ini nampak terlihat di Kawasan Rusun Rawa Bebek. Beberapa warga yang belum lama ini tergusur, yakni warga eks Pasar Ikan dan Akuariun Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, warga eks Rawajati, Bukit Duri, dan sejumlah warga gusuran lainnya, terlihat satu sama lain asik berbincang di halaman lantai dasar Rusun Rawa Bebek tersebut.

Beberapa warga gusuran ini pun berpendapat terkait kenyamanannya saat menghunikan salah satu unit yang ada di Rusun Rawa Bebek. Ani (43), warga eks Rawajati, Kecamatan Kalibata, Jakarta Selatan, mengatakan cukup nyaman di unit Rusun Rawa Bebek yang dihuninya, kini.

Selain adem, Rusun Rawa Bebek membuatnya tak malu lantaran struktur bangunannya tersebut mirip dengan apartemen. Bahkan, Ani bercerita terkait pendapat beberapa anggota keluargnya saat tiba di unit rusun yang dihuni bersama tiga anak laki-laki dan suaminya.

"Memang, awalnya itu saya takut banget kalau pemerintah menempatkan saya dan keluarga di rusun. Saya sudah berpikir, ya kalau tinggalnya di rusun, sempitnya kayak apa ya, terus akses angkutan umumnya gimana ya, pokoknya tuh bertumpuk pertanyaaan deh di kelapa. Namun, saat direlokasi ke sini, ya saya sih jujur aja ya, adem, bersih, dan mirip apartemen. Keluarga saya dan suami saya sempat menegok ke sini. Alhamdulillah deh, saya sih suka di sini, mirip apartemen soalnya," ungkapnya kala ditemui Warta Kota pada Sabtu (17/9/2016) kemarin.

Pendapat sama dengan penghuni yang tinggal di unit Rusun Rawa lainnya, Usman (30), yang dahulunya sempat tinggal selama 15 tahun di Kawasan Perevitalisasian Wisata Bahari Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara, yakni Pasar Ikan.

Menurut dia, kini Usman tak lagi menjadi seorang nelayan, namun kini dirinya menjadi pengemudi ojek online 'Go-Jek'.

"Dulu, saya nelayan memang, dan sempat ikut teman-teman saya mencari ikan di laut. Saya sih jujur saja rindu sekali masa-masa itu, hanya saja kalau saya hidupnya begitu terus, sepertinya tak bisa hidupkan dua anak saya sekolah. Untung sekali, saya sejak awal sudah punya motor. Saya pas pindah ke sini, langsung saja deh cari-cari kerjaan. Alhamdulillah, rejeki saya lancar saat diterima kerja jadi Go-jek. Rusun Rawa Bebek juga menurut saya, enggak jelek. Enggak malu-maluin lah pak," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved