Sidang Banding Balon Exco Diumumkan, Besok Petang

Para bakal calon (balon) komite eksekutif (exco) yang ditolak mengikuti Kongres PSSI pada 18 Oktober besok akan menjalani sidang banding.

Sidang Banding Balon Exco Diumumkan, Besok Petang
Warta Kota/Syahrul Munir
Ilustrasi. Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (3/8/2016). 

WARTA KOTA, CIKINI -- Para bakal calon (balon) komite eksekutif (exco) yang ditolak mengikuti Kongres PSSI pada 18 Oktober besok akan menjalani sidang banding, terkait keputusan Komite Pemilihan. Hasil sidang banding tersebut akan diumumkan, Sabtu (17/9/2016) petang besok.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, sekelompok bakal calon komite eksekutif (exco) PSSI yang tidak diloloskan sebagai peserta Kongres PSSI pada 18 Oktober meradang.

Para pria yang tergabung dalam kelompok bernama AK-37 ini beranggapan bahwa tidak lolosnya mereka sebagai peserta kongres merupakan bentuk dari gagalnya transparansi dan demokrasi dalam tubuh PSSI.

"Informasi yang kami terima, sidang akan dimulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00. Kami berharap Komite Banding bisa objektif. Karena jika dilihat dari cara kami ditolak mengikuti kongres, kami khawatir proses pemilihan kemarin itu abal - abal, " kata salah satu balon exco, Arif Putra Wicaksono, Jumat (16/9).

Arif pun mengaku bahwa ia baru tahu dirinya ditolak mengikuti kongres dari media massa.

"Jelas ini tidak fair. Kami kan daftar resmi. Ya kalau ditolak, harus resmi juga dong diumumkannya. Kami sangat menyayangkan sikap Komite Pemilihan yang seperti ini," kata Arif.

Menurut Arif, jika sejak awal saja pihak Komite Pemilihan sudah berlaku tidak transparan, maka kepengurusan PSSI ke depannya pun tidak akan berubah sama sekali.

Arif pun mengakui bahwa membenahi PSSI adalah hal yang sulit akibat miss management yang sudah mengakar di dalam struktur PSSI.

"Kami di sini punya kekhawatiran yang sama. Khawatir sepakbola Indonesia dan PSSI tidak menjadi lebih baik. Wajah sepakbola di sini pun tetap jelek. Kami yang muda di sini ingin membenahi PSSI," kata Arif.

Penulis: z--
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved