Warga Bukit Duri Sudah Tempati 212 Unit Rusun Rawa Bebek

Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena belum semua warga pindah ke rusun.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Rusun Rawa Bebek 

WARTA KOTA, CAKUNG -- Sebanyak 212 unit di Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur telah ditempati oleh warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Mereka tersebut merupakan warga yang terdampak proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Rawa Bebek, Darnawati Sembiring mengatakan sejauh ini sudah ada 212 unit yang telah ditempati oleh warga Bukit Duri.

Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena belum semua warga pindah ke rusun.

"Dari laporan yang diterima ada 363 unit yang disediakan untuk ditempati warga Bukit Duri. Namun sejauh ini baru 212 unit saja yang sudah terisi," ungkap Darnawati, Kamis (14/9).

Ia menambahkan pengelola menyediakan empat blok yang masing-masing memiliki kapasitas 100 unit untuk ditempati oleh warga Bukit Duri yakni Blok Merpati, Gelatik, Cendrawasih, dan Merak.

"Namun saat ini baru Blok Merpati, Gelatik, dan Cendrawasih saja yang sudah terisi," ujarnya.

Menurut Darnawati, beberapa hari terakhir jumlah warga yang pindah ke Rusun Rawa Bebek tidak terlalu signifikan.

Namun demikian ia meyakini hal tersebut bisa berubah jelang penertiban yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Terakhir pada hari Kamis minggu lalu, ada 60an KK warga Bukit Duri yang pindah ke sini. Namun untuk sekarang ini mulai sepi, tapi khusus hari ini belum monitor apakah ada peningkatan atau tidak," ujarnya.

Darnawati menuturkan, sejauh ini pihaknya belum menerima keluhan dari warga Bukit Duri yang telah menempati Rusun Rawa Bebek.

"Mereka sejauh ini malah bersyukur tinggal di rusun, bangunannya bagus, fasilitasnya juga cukup," tuturnya.

Salah seorang warga, Ramlan (40) mengamini pernyataan tersebut. Ia menuturkan dirinya dan keluarga sengaja pindah lebih awal dari Bukit Duri.

Selama tinggal di rusun, Ramlan mengaku betah meski berada di lingkungan baru yang jauh berbeda daripada sebelumnya.

"Saya sudah pindah ke sini sebelum dapat surat peringatan kedua, habisnya mau gimana lagi. Sekarang nikmati aja tinggal di sini, kebetulan juga tempatnya lumayan," ungkapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved