Breaking News:

Warga Tanah Baru Resah Dengan Coretan di Dinding Rumah

Diduga, coretan dengan tanda khusus di dinding rumha warga itu adalah kode untuk para pelaku kejahatan untuk beraksi di rumah yang dindingnya dicoret.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Warga menunjukkan rumahnya yang dicoret dengan coretan yang diduga kode untuk aksi kejahatan. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Warga di Jalan Karya Bakti, RW 7, Tanah Baru, Beji, Depok diresahkan dengan munculnya coretan mirip kode tertentu di beberapa rumah warga.

Diduga, coretan dengan tanda khusus di dinding rumha warga itu adalah kode untuk para pelaku kejahatan untuk beraksi di rumah yang dindingnya dicoret.

Karenanya, warga melaporkan hal ini ke kepolisian setempat, dan patroli rutin polisi di wilayah itu akhirnya dilakyukan lebih intensif.

Endang (40), salah saru ibu rumah tangga yang rumahnya dicoret tulisan yang diduga kode khusus menuturkan diketahui coretan itu muncul di dinding rumahnya, Sabtu (10/9/2016) lalu.

Menurutnya, ada belasan rumah warga lainnya di RT 1 dan RT 3, di RW 7, Tanah Baru, Beji, Depok, yang dinding rumahnya dicoret dengan tulisan yang nyaris serupa dan diduga kode untuk pelaku kejahatan beraksi.

"Selain di beberapa rumah warga, coretan itu juga terdapat di beberapa ruko dan kios milik warga. Terus terang kami khawatir dan resah, dengan adanya coretan itu," kata Endang, Senin (12/9/2016).

Menurutnya hal itu sudah dilaporkan pengurus RT ke kepolisian dan direspon dengan penjagaan keamanan melalui patroili rutin yang lebih intensif.

"Kami menduga coretan itu sebuah kode tertentu agar pelaku kejahatan beraksi di rumah kami," kata Endang.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan menuturkan dari hasil pemeriksaan pihaknya sangat kuat dugaan bahwa coretan di dinding merupakan kode kawanan pencuri rumah untuk beraksi di rumah yang ditandai dengan coretan itu.

Karenanya kata Harry, pihaknya sudah menginstruksikan anggotanya untuk memperketat keamanan di wilayah Tanah Baru, Beji, Depok.



Harry menjelaskan pencurian rumah dengan modus menandai rumah calon korban pernah marak terjadi di Jabodetabek, beberapa waktu lalu.

"Kami mengantisipasinya dengan melakukan penjagaan keamanan dan mengintensifkan patroli di wilayah tersebut," kata Harry.

Ke depan, ia berharap warga setempat juga kembali mengaktifkan ronda malam, agar wilayah mereka tidak disasar pelaku pencurian dengan modus seperti ini.

"Kami sangat membutuhkan partiisipasi masyarakat untuk meminimalkan kejahatan yang terjadi di Depok ini," kata Harry.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved