Breaking News:

Aa Gatot dan Narkoba

Polisi Tindak Lanjuti Laporan CT yang Ngaku Diperkosa Aa Gatot

Selain akte kelahiran, ijazah dan surat pendukung lainnya, Polda Metro Jaya juga butuh keterangan dari saksi ahli terkait kasus pemerkosaan CT.

Editor: Suprapto
Nurul Hanna
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/9/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Selain akte kelahiran, ijazah dan surat pendukung lainnya, Polda Metro Jaya juga butuh keterangan dari saksi ahli terkait kasus pemerkosaan CT.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan pihaknya akan mendalami pengaduan CT (26) dengan memanggil saksi ahli.
"Saksi ahli juga kita perlukan untuk visum, untuk diperiksa darahnya dan sebagainya,'' ujar Awi di Polda Metro Jaya, Senin (12/9/2016).

Mengingat kejadian yang sudah cukup lama yakni 2007 hingga 2011, Awi juga menyatakan sedang mengumpulkan alat bukti lainnya.

"Kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, kita mendalami alat bukti lainnya seperti ijazah dan akte," kata Awi.

Polda Metro Jaya juga mengumpukkan saksi yang melihat ataupun mendengar kejadian tersebut. "Kita juga mengumpulkan saksi yang melihat kejadian tersebut kan sudah cukup lama dari 2007," kata Awi.

Jumat (8/9/2016) lalu, CT dan kuasa hukumnya akhirnya melaporkan Gatot ke Polda Metro Jaya terkait pemerkosaan yang dialaminya saat berusia 16 tahun. Pada rentang waktu 2007 hingga 2011, pemerkosaan terjadi saat CT masih menjadi murid di padepokan Gatot. (Nurul Hanna)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved