Breaking News:

Sembilan WNI Ditahan Filipina, Ini Tanggapan Mabes Polri

"Sembilan WNI yang sementara masih di Filipina masih dikategorikan sebagai saksi penting di sana," kata Boy Rafli Amar

Alija Berlian Fani
Boy Rafli Amar, Kepala Divisi Humas Polri ditemui usai Shalat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/9). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai calon jemaah haji ditahan oleh pemerintah Filipina.

Mereka dijadikan saksi untuk penangkapan tersangka kasus keberangkatan haji.

"Sembilan WNI yang sementara masih di Filipina masih dikategorikan sebagai saksi penting di sana," kata Boy Rafli Amar Kepala Divisi Humas Polri setelah menyelesaikan Shalat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/9).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, mereka akan dijadikan sebagai pemberi saksi terhadap orang-orang yang telah dijadikan tersangka oleh otoritas Filipina.

Terkait kepulangan Sembilan WNI dari Manila, Boy belum bisa memastikan kapan karena keterangan mereka sangat dibutuhkan.

"Masih menunggu jemaah lain menyelesaikan ibadah haji. Kita juga sudah membentuk tim untuk menentukan langkah dan upaya terkait dengan penyelidikan," ungkapnya. (Alija Berlian Fani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved