Rabu, 6 Mei 2026

Promosikan Produk UKM, Kemenkop Gandeng Lion Air Group

Kemenkop-UKM menggandeng Lion Air Group untuk pemasaran produk UKM. Kerjasama dikukuhkan dengan penandatangan MoU di gedung Lion Parcel di Kedoya.

Tayang:
Penulis: |

WARTA KOTA, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) RI menggandeng Lion Air Group untuk pemasaran produk UKM (usaha kecil dan menengah). Kerjasama dikukuhkan dengan penandatangan nota kesepahaman bersama di gedung Lion Parcel di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (7/9/2016).

Menkop UKM AAGN Puspayoga, dan pendiri Lion Air Group, Rusdi Kirana hadir menyaksikan penandatangan MoU yang dilakukan oleh Dirut Lembaga Layanan Pemasaran, Kemenkop UKM Ahmad Zabadi bersama Presdir Lion Group Edwar Sirait.

Menkop Puspayoga, dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, menyatakan bahwa penandatanganan kerjasama itu merupakan sebuah langkah sinergi cerdas yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak.

"Ada tiga serangkai, yaitu pariwisata, UKM, dan transportasi yang harus seiring dikembangkan. Pariwisata di suatu wilayah berkembang, UKM-nya pasti maju. Nah, terkait transportasi, itu juga penting. Di sini Lion Air hadir untuk melengkapi pariwisata dan UKM," kata Puspayoga.

Menkop berharap, MoU ini harus segera ditindaklanjuti bukan sekadar penandatangan di atas kertas. Ia menyebut bahwa UKM akan semakin berkembang dengan apa yang sudah dilakukan kedua belah pihak.

"Saya yakin, MoU saling menguntungkan dan sinergi ini bisa segera dijalankan. Saya juga berharap agar para UKM di seluruh Indonesia bisa memanfaatkan peluang ini untuk lebih meningkatkan daya saing produknya," ujarnya.

Melalui kerjasama itu, Lion Air Group melalui anak usahanya, PT Lion Parcel, akan membantu mendistribusikan produk-produk UKM ke seluruh Indonesia. Pendiri Lion Air Group, Rusdi Kirana mengatakan bahwa saat ini banyak sekali produk-produk UKM yang menarik di daerah, tetapi sulit sekali memaasarkan produknya. MoU ini disebutkan sebagai solusi dari masalah tersebut.

Diharapkan para pelaku UKM bisa manfaatkan layanan yang disediakan oleh Lion Parcel untuk mengirimkan produknya dengan biaya khusus. Namun, dia tidak menyebutkan berapa biaya khusus yang diberikan kepada UKM-UKM.

"Nantinya kami lakukan pengiriman produk-produk UKM menggunakan armada milik maskapai Lion Group," ungkap Rusdi.

Presdir Lion Air Group Edward Sirait menjelaskan, kerjasama dengan Kemenkop dan UKM ini mencakup pemasaran dan promosi, fasilitas pergudangan, distribusi barang di dalam dan luar negeri, serta pelatihan bagi UKM.

"Semua itu gratis, tidak ada biaya apapun. Kita menggunakan mekanisme bagi hasil dengan UKM yang produknya laku terjual," kata Edward.

Terkait pemasaran dan promosi, Edward mengatakan, produk-produk UKM akan didisplay dalam katalog dan Lion Air Magazine yang ada di setiap kursi penumpang. Produk-produk UKM juga akan tayang di multimedia di pesawat dan akan di-announce oleh pramugari di setiap rute penerbangan.

"Ada sekitar 10 ribu seat dengan potensi buyer sebesar 250 ribu penumpang Lion Air. Itu juga melibatkan seluruh kantor pemasaran Lion Air yang ada di seluruh Indonesia. Kita juga ada travel agent yang bisa disinergikan dengan para UKM," imbuh Edward.

Untuk pelatihan UKM, lanjut Edward, pihaknya bersama LLP-KUMKM akan mendesain pelatihan-pelatihan bagi UKM yang komprehensif untuk meningkatkan daya saing produk UKM di seluruh Indonesia.

"Itulah potensi-potensi yang bisa tercipta dari kerjasama ini, dimana kita memiliki ratusan pesawat yang terbang ke 200 kota dan 11 negara, seperti Jeddah, Madinah, Nepal, India, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, Myanmar, dan sebagainya. Selanjutnya akan menyusul China, Hongkong, Korea, Jepang, Australia, dan Taipei," ‎pungkas Edward.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved