Pemilukada DKI Jakarta

Disebut Lebih Pro Pengembang Ketimbang Rakyat Kecil, Ahok: Itu Fitnah Biasa

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama santai menanggapi tudingan yang menyebut dirinya lebih pro kepada pengembang daripada rakyat kecil.

Acep Nazmudin
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Rabu (7/9/2016). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Acep Nazmudin

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama santai menanggapi tudingan yang menyebut dirinya lebih pro kepada pengembang daripada rakyat kecil.

Anggapan tersebut datang dari ratusan massa yang mengaku korban penggusuran di Jakarta di depan Gedung DPP PDIP, Rabu (7/9/2016)

"Kalau pro rakyat kecil masa kasih jaminan kesehatan pendidikan perumahan sembako diturunin jadi gimana gak pro rakyat kecil," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2016)

Saat disinggung mengenai penggusuran di beberapa wilayah di DKI selama dirinya menjadi gubernur, Ahok mengatakan itu adalah hal yang berbeda.

"Ya kalau udah ngomongin itu susah lah," kata Mantan Bupati Belitung Timur itu.

Menurut Ahok, tuduhan terhadap dirinya tidak pro rakyat kecil dan lebih pro terhadap pengembang merupakan hal yang biasa.

"Dulu bilang saya pengembang pro pengembang, di pengadilan orang dengerin saya ada gak pro pengembang? Kalau saya pro pengembang, gak akan aku charge 15 persen, jadi kalau fitnah-fitnah gitu biasalah gak usah terlalu pusing," kata dia. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved