Asephi Gelar Folk'nVogue:100% Indonesia

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia bekerjasama dengan ERB Production menggelar pameran fashion dan industri kreatif asli Indonesia.

Asephi Gelar Folk'nVogue:100% Indonesia
Warta Kota/Ichwan Chasani
Pameran bertajuk Folk'nVogue:100% INDONESIA itu digelar di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), mulai Rabu (7/9/2016) hingga Minggu (11/9/2016). 

WARTA KOTA, SENAYAN - Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) bekerjasama dengan ERB Production menggelar pameran fashion dan industri kreatif asli Indonesia.

Pameran bertajuk Folk'nVogue:100% Indonesia itu digelar di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), mulai Rabu (7/9/2016) hingga Minggu (11/9/2016).

Sekjen BPP Asephi, Sugiarto mengatakan bahwa event tersebut digelar untuk menampung animo, semangat, dan kreatifitas para peserta.

Pameran ini dikemas agak beda dari pameran fashion lainnya, karena menjadi ajang cross over para desainer dan fashion brand.

"Namanya pun unik. Di sini akan ditampilkan kegiatan yang sifatnya kekinian, sehingga memberikan kontribusi dan memotivasi peserta menciptakan karya yang bagus," tuturnya.

Asephi yang beranggotakan 4.000-an perajin dan eksportir produk kerajinan, sebelumnya telah sukses melahirkan pameran kerajinan terbesar dan terlengkap, Inacraft sejak 1999 diikuti pameran Crafina, serta pameran sejenis lainnya.

"Karena ini event pertama, sebagai pilot project, target transaksi belum kami tetapkan. Terpenting para peserta puas dan mendapat sambutan baik dari masyarakat," kata Sugiarto.

Erline Boer, Managing Director ERB Production mengatakan, ada 150-an peserta dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, serta DKI Jakarta. Peserta pameran itu telah melalui kurasi sebelumnya.

"Kurasi ini untuk mengedukasi peserta dan menyiapkan kompetensi mereka dalam persaingan global. Kami juga mengundang buyer dari Singapura, Malaysia, dan Australia. Kami ingin event ini ke depannya menjadi trade expo dan targetnya adalah international buyers," kata Erline.

Selain mengundang buyer luar negeri, kata Erline, Folk'nVogue juga akan dibawa ke beberapa event internasional di Tokyo, New York, serya Milan atau Paris.

"Kami akan bawa Folk'nVogue ini ke event internasional. Kalau buyer ingin produk yang lebih lengkap, mereka harus datang ke Indonesia pada event Folk'nVogue tahun depan," beber Erline.

Erline menambahkan, setiap penyelenggaraan event ini akan mengangkat salah satu desainer yang telah mengharumkan dunia mode Indonesia. Pada pembukaan pameran pertama ini, akan diangkat sosok Ramli melalui fashion show "Tribute To Ramli" by Lindy Ann.

Model-model senior Indonesia seperti Widyawati, Rima Melati, Enny Soekamto, Ratna Dhoemilah, Nisje Joenoes dan sosialita lainnya secara kolosal membawakan hasil karya dan koleksi mendiang Ramli.

Fashion show juga digelar dua kali setiap hari selama pameran berlangsung, kecuali untuk hari Kamis (8/9/2016).

Selain fashion show, fashion expo yang diikuti 150-an peserta itu juga diramaikan dengan karya-karya desainer Dana Duryatna, Itang Yunasz, Lindy Ann, Shierley Rushworth, dan Mira Indria.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved