Begal Motor

3 Begal Motor Ditembak Polisi

Polda Metro Jaya menyatakan perang melawan begal, Kamis (1/9/2016). Malam harinya, sebanyak 3 pelaku begal ditembak. Bahkan satu di antaranya tewas.

Editor: Suprapto
Dailytelegraph
Ilustrasi begal didor polisi. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Polda Metro Jaya menyatakan perang melawan begal, Kamis (1/9/2016). Malam harinya, sebanyak 3 pelaku begal ditembak. Bahkan satu di antaranya tewas.

"Perang melawan begal adalah kebijakan saya selaku direktur reserse," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rudy Heryanto Adi Nugroho kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Jumat (2/9/2016).

‎Begal sudah terlalu meresahkan. Mereka bersenjata, menyerang petugas apalagi korbannya. Makanya perlu aksi kejutan. Polisi tak akan segan-segan menembaki begal yang bersenjata api dann melawan petugas.

Usai Rudy menyatakan perang terhadap begal, polisi meringkus 7 pelaku begal dan komplotan pencuri, malam harinya.

Sebanyak 3 pelaku begal ditembak dan 1 di antaranya tewas. ‎Aksi tembak menembak terjadi di Jalan Kebagusan Dalam 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kanit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Gunardi, mengatakan, ketiga pelaku berusaha melarikan diri sambil melawan saat petugas datang. Bahkan salah satu mencabut senjata api rakitan.

Polisi pun mengambil tindakan membela diri. Tiga pelaku itu tertembak. Dua mengenai kaki dan satu lainnya mengenai organ mematikan dan tewas di lokasi.

‎Pelaku yang tewas, yakni Diki Fernando (19), warga Maringgai, Lampun Timur. Sedangkan 2 pelaku yang tertembak kakinya adalah Agung Purwanto (21) dan Heri Irawan (25). Keduanya juga warga Maringgai, Lampung Timur.

Ketiga pelaku, diketahui beraksi merampok seorang pemilik motor di Jalan Bangka II, RT 8/3, Kelurahan Pela, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (21/8/2016), pukul 13.30.

Korbannya seorang pekerja swasta bernama Sri Hartanto Khaeron (34), warga setempat.

Saat melihat motornya hendak dicuri, korban sedang potong rambut‎ disana. Namun mendadak masuk seseorang dan menodongkan senjata api ke seluruh orang di dalam tempat pangkas rambut tersebut.

Pelaku yang didalam kemudian mengambil ponsel blackberry milik Khaeron, dan pelaku yang diluar menyalakan sepeda motor tapi gagal.

Kemudian pelaku memilih melarikan diri dan hanya membawa ponsel blackberry milik Khaeron. Polisi pun menelusuri dan bisa menemukan ketiga pelaku yang beraksi dengan sadis itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved