Breaking News:

Kopi Beracun

Saksi Ahli Sebut Jessica Miliki Kepribadian Pendendam

Ia menilai Jessica memiliki kepribadian yang pendendam, memiliki keinginan yang kuat dan cenderung keras kepala.

Rangga Baskoro
Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Profesor Ronny R Nitibaskara yang menjadi saksi ahli pada persidangan dengan tersangka Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (1/9). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Profesor Ronny R Nitibaskara yang bersaksi pada sidang lanjutan kasus kopi sianida beberkan kepribadian Jessica Kumala Wongso.

Ia menilai Jessica memiliki kepribadian yang pendendam, memiliki keinginan yang kuat dan cenderung keras kepala.

Selain itu sedikit banyak memiliki dorongan untuk merencanakan menyakiti.

"Kalau tidak menyakiti orang lain, menyakiti diri sendiri," kata Ronny saat bersaksi di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, pada Kamis (1/9).

Penilaian yang diberikan oleh Ronny berdasarkan pada analisis bentuk wajah seseorang. Ronny menyatakan, Jessica memiliki bentuk wajah yang tidak simetris.

Presiden Amerika George Bush dikatakan olehnya memiliki bentuk wajah yang similiar dengan Jessica.

Bentuk dagu Jessica yang lancip menunjukkan kepribadian yang keras kepala dan tidak menyukai tekanan.

"Sifatnya keras kepala, tidak suka ditekan, lebih banyak menekan kemarahan, sehingga tak menutup kemungkinan menjadi pendendam," ujarnya Ronny.

Sedangkan jarak mata dan alis Jessica menunjukkan sifat pemilih dan selektif dalam merespons tindakan dan pikiran.

"Pemilih teman dan berharap pertemenan berlangsung lama, kecuali ada hal lain yang dapat memutus pertemanan, seperti dikhianati, tidak setia, ada konflik, pekerjaan, percintaan," ucap Ronny.

Ronny juga menilai Jessica baik dalam mengontrol keuangan, hal tersebut dinilainya dari tipe hidung yang dimiliki Jessica. Orang dengan tipe seperti ini tidak bisa menahan diri untuk mencampuri urusan orang lain.

Jarak mata Jessica, sambung Ronny, menunjukkan kepribadian seseorang yang kurang memiliki toleransi, akan cepat bereaksi terhadap situasi, dan ingin mengerjakan sesuatu melalui tahap demi tahap.

"Dia juga mudah merasa terganggu atas sesuatu sehingga kadang timbul delusi. Teliti atau cerewet tentang hal paling rinci. Cepat merespon dan sangat intens melibatkan emosi dan responnya," ‎katanya. (Rangga Baskoro)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved