Kopi Beracun

Jessica Tegaskan Dirinya Tidak Tertarik pada Wanita

Jessica Kumala Wongso dalam pembelaannya menyatakan dirinya tidak tertarik pada wanita.

Jessica Tegaskan Dirinya Tidak Tertarik pada Wanita
Warta Kota/Henry Lopulalan
ILUSTRASI -Tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (tengah) usai menyelesaikan admintrasi di Kejaksaan Negeri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/5). Berkas perkara kasus kopi beracun yang menjerat tersangka Jessica Wongso akhirnya lengkap (P21) dan di tahan di Rutan Pondok Bambu untuk segera menjalani persidangan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, KEMAYORAN-Jessica Kumala Wongso dalam pembelaannya menyatakan dirinya tidak tertarik pada wanita.

Hal tersebut ia nyatakan untuk menanggapi pernyataan saksi ahli Prof Sarlito Wirawan Sarwono Psikolog Universitas Indonesia yang menyebutkan Jessica punya kecenderungan perbedaan orientasi seksual di berita acara pemeriksaan (BAP).

"Keterangan ahli banyak yang tidak benar," ujar Jessica di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kemayoran, pada Kamis (1/9/2016).

Bahkan dirinya berulangkali menyatakan hal yang sama dihadapan majelis hakim pada saat persidangan berlangsung.

"Dan saya pertegas lagi, saya hanya tertarik pada lelaki, dulu, sekarang dan selamanya," ungkapnya.

Ia merasa dijebak saat psikolog yang memeriksanya yakni dokter Riri Wowor menanyakan hal-hal yang memancing kecenderungan terhadap hal tersebut.

"Saya tidak terpikir itu pertanyaan untuk menjebak saya. Saya perjelas lagi, saya tidak tertarik pads wanita," ucap Jessica.

Di sisi lain, saksi ahli Prof Sarlito menyampaikan bahwa pernyataannya pada saat di BAP yang menyebutkan Jessica punya kecenderungan seksual yang berbeda, perlu diverifikasi kembali karena hal tersebut hanyalah kesimpulan awal saja.

Persidangan dilanjutkan pada hari Senin (5/9/2016) pukul 14.00 WIB dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari kuasa hukum Jessica.

Jessica menjadi terdakwa kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin pada Rabu (6/1/2016) silam.

Jaksa penuntut umum (JPU) memberikan dakwaan tunggal terhadap Jessica yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved