Reformasi Birokrasi

Sekda Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Mutasi Pejabat

Sejumlah mutasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semata-mata demi pelayanan publik.

Sekda Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Mutasi Pejabat
Tribunnews.com
Dadi Budaeri 

WARTA KOTA, TANGERANG - Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri pada Selasa (30/8) mengatakan, sejumlah mutasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semata-mata demi pelayanan publik.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah dalam bidikan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena diduga sudah melanggar prosedur mutasi dan pelantikan jabatan struktural beberapa hari lalu.

Pemkot Tangerang melantik 15 pejabat struktural pada 22 Agustus lalu tanpa melengkapi beberapa berkas dan dokumen yang direkomendasikan KASN. Sikap Pemkot Tangerang pun dinilai melanggar Undang-Undang ASN dan Instruksi Mendagri.

"Mutasi dilakukan bilamana keadaannya mendesak sekali. Apalagi jika berhubungan dengan kosongnya posisi kepala dinas, " kata Dadi.

Dadi mengatakan, kepala dinas memegang peranan sangat penting dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan bilangnya.

"Sehingga, tidak mungkin kalau hanya kami ganti dengan pelaksana tugas. Karena, pelaksana tugas itu tidak memiliki kewenangan penuh seperti yang diemban kepala dinas, " kata Dadi.

Dadi memberi contoh mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Luthfi yang baru-baru ini mengundurkan diri karena faktor masalah kesehatan istrinya. Posisi Luthfi kini sekarang digantikan oleh Abduh Surahman.

"Kalau posisi Kepala Dinas Pendidikan kosong dan tidak ada yang menjabat, ini kan akan berimbas ke hajat hidup orang banyak. Sementara kalau kami hanya tempatkan pelaksana tugaa, kebijakannya terbatas. Tidak bisa menyusun anggaran dan sebagainya, " katanya.

Dadi menambahkan bahwa ia sudah meminta pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang untuk datang ke kantor KASN dan memberikan penjelasan.

"Tadi pagi sudah kami minta pihak BKPP untuk memberikan penjelasan ke KASN bahwa semua berkas sudah kami lengkapi. Hanya saja mungkin ada keterlambatan pengiriman oleh staf, " katanya.

Penulis: z--
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved