Sudah 109 Pembuang Sampah Liar di Depok Ditangkap

Sepanjang 2016, sebanyak 109 pembuang sampah liar, berhasil ditangkap tangan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan dari sejumlah wilayah di Depok.

Sudah 109 Pembuang Sampah Liar di Depok Ditangkap
Humas Depok
Pelaku pembuang sampah sembarangan di Cimanggis, Depok yang dibekuk Satpol PP Depok, Jumat (19/8/2016). 

WARTA KOTA, DEPOK - Sepanjang tahun 2016 ini, sebanyak 109 pelaku pembuang sampah ilegal atau liar, sudah berhasil ditangkap tangan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, dari sejumlah wilayah di Depok.

Dari semua pembuang sampah liar yang sudah menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Depok, sebanyak 28 orang ditetapkan bersalah dan dikenai sanksi denda.

Mereka dinilai telah melanggar Perda Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Larangan Buang Sampah Sembarangan, dan Perda Depok Nomor 10 Tahun 2012 tentang sanksi pembuang sampah sembarangan.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok, Kusumo, Jumat (26/8/2016).

Menurut Kusumo pihaknya akan terus melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku yang membuang sampah sembarangan di wilayah Depok.

"Tercatat sudah 109 orang pembuang sampah sembarangan kami tangkap tangan tahun ini. Dan 28 sudah ditetapkan sanksi denda oleh pengadilan," katanya.

Mengenai hukuman denda yang ditetapkan PN Depok, kata Kusumo, rata-rata mereka didenda ratusan ribu rupiah.

Diharapkan dengan begitu, mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya atau menimbulkan efek jera pada masyarakat.

"Untuk besaran hukuman denda yang diberikan ke pelaku, semuanya tergantung keputusan pengadilan, dan tak ada intervensi kami," katanya.

Yang pasti kata Kusumo besaran denda akan lebih besar jika diketahui pelaku sudah tertangkap tangan lebih dari satu kali.

"Tapi dari 109 orang ini, belum ada yang tertangkap tangan lebih dari satu kali atau sedikitnya dua kali. Semuanya tercatat baru sekali tertangkap tangan membuang sampah liar atau sembarangan," kata Kusumo.

Yang teranyar, tim khusus DKP melakukan penangkapan pelaku pembuang sampah ilegal di Harjamukti, Cimanggis, Depok, pekan pertama Agustus lalu.

Saat itu seorang pembuang sampah ilegal dengan bak terbuka di Harjamukti, Cimanggis, Depok, atas nama M, tertangkap tangan saat hendak membuang sampah dalam satu mobil bak terbuka.

Dari hasil penelusuran, sampah itu ternyata adalah sampah warga perumahan di Jakarta, dimana M merupakan orang yang dipercaya dan dibayar warga untuk membuang sampah ke TPS.

"Namun nyatanya pelaku membuangnya ke lahan kosong di Harjamukti, Cimanggis, Depok, yang bukan tempat pembuangan sampah," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved