Jelang Kongres ke -15 Parfi Terpecah Empat Kubu

Perpecahan di tubuh Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) jelang kongres ke-15 di Mataram, Lombok semakin menjadi.

Jelang Kongres ke -15 Parfi Terpecah Empat Kubu
Warta Kota/Nur Ichsan
Roy Marten dan Andrya Da Silva 

WARTA KOTA, KUNINGAN - Perpecahan di tubuh Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) jelang kongres ke-15 di Mataram, Lombok semakin menjadi.

Aktor senior Roy Marten menyebut ada empat kubu Parfi saat ini.

“Parfi terbelah empat kubu. Pertama, kubu Aa Gatot Brajamusti; kedua, kubu Andryega da Silva; ketiga, kubu yang ingin bikin kongres tandingan di Jakarta; dan yang keempat, kubu anggota Parfi yang apatis dan tak peduli,” kata Roy Marten di Gedung PPHUI, Jakarta Selatan, Rabu (24/8).

Hal itu diungkapkan oleh Roy selaku Ketua Penyelenggara Kongres Parfi pada 26-28 Agustus mendatang.

Roy Marten bersama puluhan anggota Parfi menyatakan mendukung Andryega da Silva sebagai calon Ketua Umum di ajang kongres nanti.

Menurut Roy Marten, perkubuan di tubuh Parfi merupakan dinamika dari sebuah organisasi.

Namun, dirinya tidak sepakat jika ada wacana kubu yang ingin membuat Parfi baru.

“Parfi hanya bagian kecil dari Indonesia, jumlah anggotanya 1300 orang. Dibandingkan 270 juta jiwa penduduk Indonesia, Parfi tidak ada apa-apanya. Tapi, organisasi ini dapat berkontribusi bagi negara jika dikelola dengan baik, oleh orang yang tepat,” kata Roy yang juga adalah Ketua Penyelenggara Kongres Parfi di Lombok.

Oleh karena itu, Roy Marten tidak sepakata dengan sikap beberapa pihak anggota Parfi yang tidak setuju dengan salah satu kubu, dan kemudian berencana membuat Parfi tandingan.

“Mari kita hidupkan organisasi Parfi dan lakukan pemilihan ketua baru di kongres dengan cara yang baik-baik. Tidak perlulah membuat Parfi baru atau Parfi tandingan, atau kongres tandingan di Jakarta,” ujar Roy Marten.

Halaman
1234
Penulis: Nur Ichsan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved