Polisi Kembali Bongkar Agen TKI Ilegal di Kota Bekasi

Sebuah agen penyalur TKI ilegal kembali dibongkar penyidik Satreskrim Polresta Bekasi Kota.

Polisi Kembali Bongkar Agen TKI Ilegal di Kota Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi : Sejumlah tenaga kerja Indonesia saat mengisi data yang diminta petugas usai puluhan petugas gabungan menggerebek tempat penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) di Jalan Swakarsa I No. 24 RT 03/04, Jatibening, Pondok Gede, Rabu (20/7/2016) tengah malam. 

WARTA KOTA, BEKASI - Sebuah agen penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal kembali dibongkar penyidik Satreskrim Polresta Bekasi Kota. Pelaku, RBN (27) telah mengirim sejumlah TKI ke negara Taiwan sejak beberapa bulan beroperasi.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota, Komisaris Besar Umar Surya Fana mengatakan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Kampung Babakan RT 02/02, Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi pada Selasa (23/8/2016) pukul 15.00.

Menurutnya, kasus ini terungkap saat petugas memperoleh informasi dari masyarakat sekitar. Warga mencurigai aktivitas rumah RBN yang kerap didatangi oleh sejumlah pria dan wanita dari luar daerah.

Rupanya, kata dia, rumah yang dihuni pelaku sejak beberapa bulan terakhir itu digunakan sebagai tempat penampungan TKI ilegal.

"Disebut ilegal karena paspor yang dimiliki oleh TKI diduga palsu dan perusahaan yang dikelola pelaku tidak terdaftar di instansi pemerintah wilayah Jabodetabek," jelas Umar saat jumpa pers di Mapolresta Bekasi Kota, Rabu (24/8/2016) petang.

Dalam penggerebekan itu, ujar Umar, penyidik juga mengamankan tiga calon TKI yang hendak diberangkatkan ke Taiwan dalam waktu dekat.

Meski begitu, mereka berstatus sebagai saksi guna mendalami kasus tersebut.

"Mereka dijanjikan akan bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di negara Taiwan," katanya.

Kepada penyidik, RBN mengaku selama ini dia bekerja seorang diri. Adapun setiap mengirim satu orang TKI ke negara Taiwan, RBN memperoleh keuntungan hingga Rp 5 jutaan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, Komisaris Rajiman menambahkan, penyidik masih mendalami keterangan tersangka yang mengaku beroperasi seorang diri.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved