Breaking News:

Aset Gembong Narkoba yang Tersebar di 32 Negara

Aset milik gembong narkoba itu tersebar di 32 negara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Gede Moenanto
Foxnews
Ilustrasi penggerebekan kerajaan sabu. 
WARTA KOTA‎, KRAMATJATI --‎ Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan aset sebesar Rp 2,8 triliun hasil pencucian uang dari bisnis narkoba jaringan Pony Tjandra disimpan di luar negeri. Aset tersebut tersebar di 32 bank dan perusahaan yang ada di Asia dan Eropa.

"Sebagian uang hasil narkotika ini dikirim dan dicuci ke luar negeri, ada 32 bank dan perusahaan yang menerima hasil perdagangan narkoba di Indonesia yang tersebar di Asia dan Eropa," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, Jumat (19/8/2016). ‎
Arman mengungkapkan pihaknya sudah memiliki daftar bank dan perusahaan di negara Asia dan Eropa tempat jaringan Pony menyimpan asetnya. Hanya saja BNN menyatakan saat ini belum waktunya untuk mengungkapkan hal tersebut. 

Namun demikian, Arman tidak memungkiri ada kesulitan yang dihadapi untuk menyita aset yang telah dibawa ke luar negeri mengingat tiap negara memiliki aturan yang berbeda-beda. 

"Tidak semua negara kooperatif apalagi menyangkut kepentingan nasional masing-masing. Namun kami di BNN, Bareskrim, dan PPATK akan menuntaskannya. Mudah-mudahan setelah kita serahkan daftar ini, ada tindak lanjut dari negara yang bersangkutan," ujarrnya.
Arman menegaskan BNN memiliki komitmen untuk bekerjasama dengan negara tempat jaringan Pony menyimpan asetnya. "Semua yang terkait kasus pencucian uang ini dapat dibawa ke pengadilan," tutupnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved