Hukuman Mati

Pakar Komunikasi Effendi Gazali Telusuri Pledoi Freddy Budiman

18 anggota Tim Investigas Polri memiliki tugas sendiri-sendiri sesuai keahlian dan fungsinya dalam mengumpulkan fakta soal testimoni Freddy Budiman.

Penulis: | Editor: Suprapto
Warta Kota
Gembong narkoba Freddy Budiman 

WARTA KOTA, PALMERAH— 18 anggota Tim Investigas Polri memiliki tugas sendiri-sendiri sesuai keahlian dan fungsinya dalam mengumpulkan fakta soal testimoni Freddy Budiman.

Effendi Ghazali, satu diantaranya anggota tim yang adalah pakar komunikasi memiliki tugas sendiri menganalisis bidang komunikasi.

"‎Saya lebih banyak fokus ke komunikasinya saja. Misalnya pledio Freddy. Itu harus dapat persis pledoinya seperti apa," terang Effensi, Selasa (16/8/2016) di Mabes Polri.

Kemudian cara mendapatkan Pledoi pun tidak hanya melalui salinan, tapi harus pula dikroscek dengan rekaman hingga CCTV yang dimungkinkan ada di ruang pengadilan.

"Saya tidak hanya dari salinan Pledoi tapi ada tidak rekaman atau CCTV di PN Jakarta Barat? ‎Misalnya Freddy menyampaikan persis seperti Harris sampaikan tidak? Kan semuanya belum tentu disampaikan di pledoinya. Ini rangkaian pencarian fakta komunikasi," tambahnya.

Untuk diketahui, demi membuktikan kebenaran dari testimoni Freddy pada Haris di Nusakambangan pada 2014 silam, Polri membentuk tim investigasi.

Tim ini terdiri dari 18 orang baik dari unsur internal seperti Kadivkum, Kadivporpam, Paminal, Humas maupun eksternal Polri yakni masyarakat sipil seperti Hendardi, Effendi Gazali, hingga Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti dengan ketua tim yakni Irwasum Polri, Komjen Dwi Priyatno.

Dengan dibentuknya tim ini, maka proses pengusutan laporan terhadap Haris di Bareskrim Polri soal pencemaran nama baik, dipending sementara. Pasalnya Polri fokus ke pembuktian kebenaran testimoni Freddy.

Nantinya apabila memang didapat fakta-fakta ada dugaan pelanggaran pidana seperti penyalahgunaan wewenang, garitifikasi hingga korupsi, maka semua bukti itu akan diserahkan untuk penyidikan di Bareskrim.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved