Hii Seram, Ada Keranda Terbang di Sawangan
Bahkan beberapa diantara mereka mengaku enggan keluar rumah selepas magrib karena takut disatroni keranda terbang.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK -- Beredarnya isu keranda terbang di RW 4, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, sejak tiga pekan lalu membuat sebagian warga Sawangan, Depok resah dan ketakutan.
Bahkan beberapa diantara mereka mengaku enggan keluar rumah selepas magrib karena takut disatroni keranda terbang.
Karena sudah meresahkan dan membuat masyarakat ketakutan, Polresta Depok tengah mencari tahu siapa pihak yang menyebarkan isu ini pertama kali.
Sekaligus, benar tidaknya isu ini juga didalami kembali.
Hal itu dikatakan Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan, kepada Warta Kota, Selasa (16/8).
"Isu ini sudah membuat masyarakat menjadi resah dan ketakutan. Karenanya secara hukum, kami sedang mencari tahu siapa penyebar isu ini," kata Harry.
Selain itu, Harry mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan tidak usah termakan isu yang belum tentu benar itu.
"Masyarakat juga jangan mau dibodohi dengan isu seperti itu, apalagi menjadi resah dan ketakutan. Kami meminta warga tetap tenang dan tak usah takut atau resah," kata Harry.
Sebab kata dia, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas serta Babinsa dan pihak kelurahan terus melakukan pengamanan di lingkungan warga, agar masyaraka tidak resah dan ketakutan.
Selain itu, kata Harry, bersama warga pihaknya juga kembali menggalakkan ronda di Sawangan Baru.
"Kami sudah mendengar soal isu ini beberapa minggu lalu. Kami masih mendalami benar tidaknya isu keranda terbang itu. Yang pasti masyarakat juga jangan mau dibodohi dengan isu yang meresahkan dan belum tentu benar itu," kata Harry.
Menurut Harry masyarakat harus tetap berpikir jernih dan mempertebal keimanan jika ada isu-isu seperti ini.
"Percaya atas hal gaib boleh saja. Tapi jangan sampai membuat resah dan menimbulkan ketakutan berlebihan," kata Harry.
Dari informasi yang dikumpulkan Warta Kota, beredarnya isu keranda terbang yang melintas di samping musala di RT 1, RW 4, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, bermula sekitar 3 pekan lalu atau akhir Juli lalu.
Saat itu seorang tukang sayur yang melintas di permukiman warga, di sore hari mengaku melihat keranda mayat terbang seperti dipanggul beberapa orang melintas di samping musala.
Setelah pengakuan sang tukang sayur, beberapa warga lainnya juga mengaku melihat hal serupa.
Akibatnya cerita dari mulut ke mulut soal adanya keranda terbang di Sawangan menyebar makin luas.
Bahkan sampai kini sejumlah warga Sawangan Baru, terutama perempuan dan anak-anak menjadi takut keluar rumah selepas magrib, akibat isu ini.
Isu mengenai hal gaib lain di Sawangan, Depok juga pernah terjadi 2014 lalu. Saat itu beredar isu adanya babi ngepet yang mencuri uang warga secara gaib di wilayah Sawangan.
Bahkan karena isu itu, seorang pemuda tak dikenal yang tengah mencari alamat rumah orangtuanya di Sawangan, nyaris menjadi bulan-bulanan massa karena dituduh babi ngepet.
Beruntung polisi berhasil mengamankan sang pemuda dari amukan massa. Pemuda itu diketahui baru datang dari perantauannya di Kalimantan. Ia mengetahui bahwa orangtuanya yang sebelumnya tinggal di Kebon Nanas, Jakarta Timur pindah ke Sawangan, Depok.
Karenanya ia datang ke Sawangan dan hendak mencari rumah orangtuanya. Sial ia dituduh babi ngepet karena saat itu isu babi ngepet tengah merebak di Sawangan.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160816hii-seram-ada-keranda-terbang-di-sawangan_20160816_170033.jpg)