Koran Warta Kota

Ahok Tantang Risma Berdebat

Risma terang-terangan merasa tersinggung oleh pernyataan Ahok yang menyebut Surabaya hanya setingkat dengan Jakarta Selatan.

Editor: Andy Pribadi
Warta Kota
Cover berita utama Harian Warta Kota Edisi Sabtu 13 Agustus 2016 berjudul Ahok Tantang Risma Berdebat. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan keinginannya agar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Menurut Ahok, kepala daerah yang dinilai mampu membangun kotanya, akan lebih baik maju di Jakarta.

"Saya minta dia datang jadi (calon) Gubernur DKI, supaya Jakarta punya pilihan. Saya selalu katakan, kalau ada yang lebih baik dari saya, tidak usah pilih saya lagi," ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (12/8).

Ahok juga menantang Tri Rismaharini berdebat program secara terbuka jika Wali Kota Surabaya itu turut maju di Pilgub DKI 2017.

“Sebagai contoh berdebat soal trotoar, kok Surabaya trotoarnya sudah rapi, Jakarta kok belum? Saya akan jelaskan bahwa Surabaya itu hanya (sebesar) Jakarta Selatan, tapi DKI Jakarta bukan cuma Jakarta Selatan. Itu bedanya,” ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (11/8).

Ahok mengatakan, masyarakat jangan hanya melihat Jakarta itu dari Jakarta Pusat saja, karena wilayah lain belum seperti tengah kota.

“Karena itu kalau banyak calon kepala daerah datang kan nantinya akan lebih menarik. Akan saya jelaskan. Soal siapa yang akan dipilih (jadi Gubernur DKI) ya tergantung orang Jakarta,” katanya.

Menurut Ahok, ia membutuhkan waktu untuk menjadikan Jakarta lebih baik. Sama halnya ketika Risma membangun Surabaya yang membutuhkan waktu 10 tahun, sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertamanan, Kepala Bappeda, Wakil Wali Kota, hingga saat ini Wali Kota.

Tersinggung
Sementara itu, Risma terang-terangan merasa tersinggung oleh pernyataan Ahok yang menyebut Surabaya hanya setingkat dengan Jakarta Selatan.

Dalam sebuah kesempatan Ahok mengomentari keberhasilan pembangunan pendestrian di Surabaya. Menurut Ahok wilayah Surabaya hanya sebatas Jakarta Selatan.

"Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri. Aku lihatkan datanya ya, luas Surabaya itu 374 kilometer persegi. Sedangkan Jakarta itu luasanya 661,5 kilometer persegi. Surabaya itu separo lebih dibandingkan Jakarta," kata Risma, di Surabaya, Kamis (11/8).

Menurut perempuan pertama yang menjadi Wali Kota Surabaya itu, pernyataan Ahok secara tidak langsung telah menghina dan merendahkan harga diri warga Surabaya.

Oleh sebab itu, Risma menjelaskan Surabaya sangat berbeda dengan Jakarta Selatan.

Manakala dibagi rata enam wilayah Jakarta, Jakarta Selatan luasanya hanya sekitar 120 kilometer persegi.

Selain luasan wilayah, Risma juga mengatakan, di Surabaya hanya ada satu wali kota. Sedangkan di Jakarta, Ahok dibantu lima wali kota.

Untuk APBD juga memiliki perbedaan yang sangat besar. APBD Kota Surabaya sebesar Rp 7,9 triliun, untuk keperluan 2,9 juta penduduk. Sedangkan DKI Jakarta besaran APBD mencapai Rp 64 triliun, total jumlah penduduk 10 juta orang.

"Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak. Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Mengapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya dihina. Kalau warga Surabaya marah bisa bahaya, makanya saya memutuskan untuk komentar lebih dulu," kata Risma. (tribun/suf/jhs/rio/rek/fer)

Selengkapnya, Baca di Harian Warta Kota Edisi Sabtu, 13 Agustus 2016

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved