Pemilukada DKI Jakarta

Meski Didukung, Ahok Tetap Ogah Masuk Partai

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah memutuskan untuk maju pada Pemilihan Gubernur DKI 2017 melalui jalur partai.

Meski Didukung, Ahok Tetap Ogah Masuk Partai
Beritajakarta.com/Reza Hapiz
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Lapangan Monas, Rabu (22/6/2016), seusai menjadi inspektur upacara HUT ke-489 Jakarta.

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah memutuskan untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 melalui jalur partai.

Saat ini dirinya telah mendapatkan dukungan dari tiga partai, Hanura, Nasdem, dan Golkar.

Namun, meski mendapatkan dukungan, Ahok menegaskan bahwa dirinya tidak akan masuk partai. Pasalnya ia enggan diatur oleh partai.

“Kamu kalau lihat orang itu, lihat karakter, saya ini sudah (pernah masuk) tiga partai. Pernah nggak partai ngatur saya? Saya mau tanya kamu, pernah nggak dalam sejarah berpolitik partai ngatur saya?” kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).

Ahok pun menceritakan saat dirinya bergabung dengan beberapa partai. Ia kerap memutuskan keluar dari partai karena merasa diatur.

“Partai PIB (Partai Indonesia Baru), saya dulu mau ribut sama Wasekjen, banting-banting, pukul-pukul meja, nggak berani dipecat juga. Sampai , terakhir saya jadi Sekjen. Jadi Sekjen gitu pada nggak bener, gua berhenti aja, nih kartu anggota sekjen, gue berhenti,” kata Ahok.

Termasuk saat dirinya bergabung dengan Golkar dan Gerindra. Ia juga memutuskan untuk keluar karena tidak sepaham dengan dirinya.

“Masuk ke Golkar, terus bilang kalau kamu calon (Cagub) ke DKI kita pecat, pecat aja, berhenti saya. Masuk Gerindra saya ikut aja, begitu kamu maksa mau memperjuangkan Kepala Daerah dipilih oleh DPRD, kita kan nggak sepaham, saya berhenti. Jadi apa masih kurang? Terus hari ini orang minta kalau saya mau ikut dicalonkan (Gubernur DKI 2017) musti masuk partai saya, saya bilang nggak bisa,” kata Ahok tegas.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved