Kasihan, Korban Alami Depresi Berat, Saat Dilakukan Pertemuan dengan Tiga Pelaku Terduga Pencabulan

Pertemuan tersebut kembali mengingatkan korban atas kejadian memilukan yang terjadi di ruangan kosong Irbanko Wali Kota Jakarta Pusat.

Kasihan, Korban Alami Depresi Berat, Saat Dilakukan Pertemuan dengan Tiga Pelaku Terduga Pencabulan
Indian Express
Ilustrasi pelecehan seksual. 

WARTA KOTA, SENEN -- Pertemuan antara korban dengan tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, H, Y, dan A selaku terduga pencabulan di Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (9/8/2016) siang berujung buruk.

Siswi itu diungkapkan Kuasa Hukumnya, Herbert Aritonang mengalami depresi berat.

Perasaan kliennya tersebut disampaikannya memang beralasan sebab pertemuan tersebut kembali mengingatkan korban atas kejadian memilukan yang terjadi di ruangan kosong Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Pusat, persis di sebelah Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Pusat pada Rabu (3/8/2016) lalu.

"Dia ketemu dan lihat mereka, tanggapannya ya nangis, karena masih shock lah. Namanya juga digilir tiga orang, mengerikan ya," ungkapnya ditemui di Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (9/8) siang.

Karena itu, awalnya dirinya mengaku tidak setuju dengan pertemuan tersebut, tetapi karena disampaikan oleh pihak Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat untuk membuktikan kejanggalan, pertemuan akhirnya disanggupinya.

Seperti diketahui sebelumnya, pihak Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat mempertemukan kedua belah pihak, yakni PAR bersama orangtua serta Kuasa Hukumnya, Herbert Aritonang dengan tiga orang terlapor, yakni H, Y dan A di Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (9/8/2016).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membandingkan keterangan antara korban dan saksiyterkait kronologis kejadian yang dinilai memiliki banyak kejanggalan.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved