Senin, 13 April 2026

Pramuka Pupuk Remaja Jadi Petualang Tangguh

"Pramuka melatih kita berani tampil di depan umum, dari public speaking juga dilatih. Tidak cuma belajar akademis, kita juga belajar skill skill lain

Kompas.com/Silvita Agmasari
Gerakan Pramuka Indonesia. 

WARTA KOTA, GANDARIA -- Di media sosial, tak sedikit pejalan yang akhirnya menjadi bahan celaan karena tingkah lakunya yang dianggap tak bertanggung jawab dengan lingkungan sekitarnya.

Sebagai seorang pejalan, seseorang memang dituntut agar dapat meninggalkan jejak yang baik bagi orang dan lingkungan yang ia kunjungi.

Oleh karena itu, bekal pengetahuan, pembangunan karakter, dan cinta lingkungan diperlukan oleh para pejalan sedari dini. Salah satu organisasi yang mengajarkan itu semua adalah Pramuka.

"Kalau Pramuka sendiri membuat beberapa karakter yang cocok untuk remaja berkelana, yakni Tri Satya dan Dasa Darma. Termasuk berbuat baik, percaya pada Tuhan, berbakti pada orang tua dan negara, dan menjaga lingkungan hidup," kata Arie Rukmantara, Nasional Commissioner on Planing, Development, and Partnership Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada KompasTravel saat acara peluncuran Time Please di Mall Gandaria City, Sabtu (6/8).

Selain penanaman karakter tersebut, Arie juga mengatakan Pramuka membekali anak untuk memiliki keahlian.

"Sesederhana bisa buat pasak, tali temali, atau sandi morse," kata Arie.

Terakhir, Arie mengatakan jika anggota pramuka telah terbiasa untuk bersosialisasi dengan orang lain, sehingga lebih berani untuk berhadapan dengan orang lain dan alam.

"Anak di zaman digital bisa saja tahu teknis komputer, atau gamer, atau istilah canggih di smartphone, tetapi keberaniannya bersosialisasi dengan orang lain hilang," kata Arie.

Mirip dengan apa yang dinyatakan Arie, Laila dan Afifah, Pramuka Bantara dari SMA 13 mengakui jika kegiatan Pramuka yang mereka ikuti memiliki dampak yang baik.

"Saya ketemu teman-teman baru, menambah relasi, dan di Pramuka tidak ada yang membeda-bedakan, terasa begitu kekeluargaan," kata Afifah.

Sedangkan Laila menambahkan jika Pramuka memberikan ilmu yang tak didapat di luar kelas.

"Pramuka melatih kita berani tampil di depan umum, dari public speaking juga dilatih. Tidak cuma belajar akademis, kita juga belajar skill skill lainnya," kata Laila.

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti orang muda yang suka berkarya.

Di Indonesia, Pramuka didirikan pada tanggal 14 Agustus 1961. Saat ini, diestimasi ada 22 juta orang anggota aktif Pramuka di seluruh Indonesia.

Kegiatan Pramuka membentuk anggotanya agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung nilai-nilai tinggi luhur bangsa, dan memiliki kecakacauan hidup sebagai kader bangsa. (Kompas.com)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved