Banyak Cerita Menarik dan Inspiratif di Ajang Kita Bisa
Kompas TV bekerjasama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali mengangkat sejumlah kisah inspiratif pebulutangkis.
WARTA KOTA, MENTENG - Kompas TV bekerjasama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali mengangkat sejumlah kisah inspiratif pebulutangkis.
Menurut Erwin Amirul, produser program "Kita Bisa", program ini turut menghadirkan sisi lain dibalik semangat perjuangan talenta muda bulutangkis Indonesia.
"Program Kita Bisa merupakan program sport reality pertama yang disajikan KompasTV dalam mencari para atlet muda bulutangkis berbakat. Program Kita Bisa digarap sebagai upaya menjaga semangat dan meningkatkan supremasi bulutangkis Indonesia," jelasnya, Rabu (3/08/2016).
Semangat kerja keras dan bersaing tercermin di wajah pebulutangkis U-13 dan U-15. Drama perjuangan diantara menang dan kalah yang kerap diwarnai tawa dan tangis, seakan menjadi gambar sendiri tentang kebersamaan.
Salah satu cerita menarik yakni Akmal asal Nganjuk, menurut Erwin, Akmal sudah mengikuti audisi sejak tahun lalu di berbagai kota. Terhitung sudah sebanyak 9 kali mengikuti audisi dan selalu gagal.
"Perjuanganya luar biasa dan pantang menyerah, lebih hebatnya lagi kali ini dia imut audisi di Kalimantan tanpa ditemani orangtuanya," kata Erwin.
Beberapa talenta lainya juga bermunculan, seperti Fitria salah satu pebulutangkis asal Borneo, yang rela terbang ke pulau Jawa untuk mengikuti persaingan ketat di bumi Parahyangan.
Ada pula kisah Angga dari Aceh, yang menempuh ribuan kilometer, untuk bersaing membuka kesempatan meraih beasiswa bulutangkis dari kota Palembang.
Sampai ada pebulutangkis berbakat yang mengalami broken home. Ia dilirik oleh pelatihnya ketika sedang bermain bulutangkis di lapangan biasa.
"Saat itu ia tidak tinggal bersama orangtuanya, dan akhirnya pelatih anak itu menjadi orangtua angkat serta membiayai semua perjuangan anak itu untuk meraih mimpinya," pungkasnya.
Langkah berhasil maupun kegagalan peserta dalam audisi diharapkan mampu menjadi inspirasi yang menarik bagi masyarakat.
"Kami ingin menambah variasi tontonan bagi masyarakat agar menjadi tontonan sehat. Tidak hanya mendapat super ticket, tapi perjuangan anak-anak yang luar biasa dan sportifitasnya," jelas Budi Darmawan, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam acara konpers di Djakarta Teater XXI.
Program "Kita Bisa" hadir di layar kaca KompasTV dengan durasi tiga puluh menit dalam setiap episodenya, yang akan tayang perdana mulai Sabtu, 6 Agustus, pukul 16.30 WIB.
Program Kita Bisa mengangkat berbagai aktifitas dalam audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang dilaksanakan di Bandung, Palembang, Purwokerto, Balikpapan, Solo, Makasar, Cirebon, Surabaya, dan Kudus.
"Menarik menyaksikan drama inspiratif perjuangan para pebulu tangkis U-13 dan U-15 dari berbagai daerah," pungkas Budi Darmawan.
Audisi sendiri dilakukan melalui tahapan seperti, pendaftaran Online, registrasi ulang di kota-kota yang ditentukan, screening (durasi 5 menit) memperlihatkan skill dan keahlian masing-masing peserta. (Faizal Rapsanjani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kompas-tv-bulutangkis_20160803_151640.jpg)