Terorisme

Sekolah Pribadi Depok Minta Turki Cabut Statement Tudingan Teroris

Sekolah Pribadi Depok meminta Kedubes Turki segera mencabut siaran pers di situs online resmi mereka, yang menyatakan ada 9 sekolah terkait FETO.

ARDAC VIA FLICKR
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Sekolah Pribadi Depok, meminta Kedutaan Besar Turki di Indonesia, untuk segera mencabut siaran pers di situs online kedutaan resmi mereka, yang menyatakan bahwa ada 9 sekolah di Indonesia yang terkait dengan Fethullah Terorist Organisation (Feto), organisasi teroris Turki, dimana salah satu sekolah disebutkan adalah Sekolah Pribadi di Depok.

Sebab informasi dan statement dalam rilis kedutaan resmi pemerintah Turki tersebut sangat menjelekkan dan menyudutkan nama baik sekolah mereka.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Yayasan Yenbu Indonesia yang menaungi SD SMP SMA Pribadi Depok, Ari Rosandi, kepada Warta Kota, Minggu (31/7/2016).

Menurut Ari, jika tidak, maka pihaknya akan melakukan upaya terkait proses hukum agar paling tidak pernyataan di situs resmi kedutaan Turki itu dicabut.

"Kami meminta statement di situs resmi kedutaan Turki itu dicabut. Sebab dalam siaran pers itu, jelas-jelas nama sekolah kami dan 8 sekolah lainnya di Indonesia disebut terkait dengan Feto, organisasi teroris Turki. Padahal kami sama sekali tidak terkait dengan itu, seperti yang mereka tuduhkan," kata Ari.

Ke depan, kata Ari, jika pencabutan statement tidak juga dilakukan maka, pihaknya akan mempertimbangkan untuk melakukan proses hukum.

"Kami pertimbangkan untuk itu, agar paling tidak statement menyesatkan di situs kedutaan mereka dicabut," kata Ari.

Dari pantauan Warta Kota, Minggu (31/7/2016) sore pukul 16.30, pernyataan tudingan 9 sekolah di Indonesia terkait Feto, masih terpampang jelas di situs Kedutaan Besar Republik Turki di Indonesia di alamat situs www.jakarta.emb.mfa.gov.tr dengan judul Press Release From The Embassy Of The Republic Of Turkey.

Selain menuding 9 sekolah terkait Feto, dalam pers rilis di situs itu Pemerintah Turki juga meminta Pemerintah Indonesia menutup 9 sekolah yang dimaksud.

Lega

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved