Senin, 13 April 2026

Kecelakaan

Perahu Getek Terbalik di Perairan Pasar Ikan, Satu Penumpang Tewas

Sebuah perahu getek diketahui terbalik di perairan Kawasan Perevitalisasian Wisata Bahari Sunda Kelapa, Pasar Ikan, Penjaringan, Minggu (31//2016).

Ilustrasi : Warga yang bertahan dari penertiban kawasan Pasar Ikan bertahan dengan tinggal di atas perahu. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Sebuah perahu getek diketahui terbalik di perairan Kawasan Perevitalisasian Wisata Bahari Sunda Kelapa, tepatnya di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (31//2016), sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Kompol Bismo Teguh, satu orang dilaporkan tewas dalam tragedi tersebut.

"Iya benar, memang ada sebuah kapal kecil atau getek terbalik, dan terjadi sekitar pagi pukul 09.00 WIB. Diketahui satu orang tewas dalam kejadian itu," ucapnya kepada awak media siang ini.

Dijelaskan Bismo, diketahui kapal getek tersebut tengah mengangkut beberapa orang dan menuju sebuah acara di wilayah Kampung Luar Batang, yakni acara peringatan Haul Al Habib Husen.

"Ada beberapa orang di kapal itu dan belum bisa kami pastikan ada berapa orang. Hanya saya, penumpang kapal itu ingin beranjak ke Luar Batang untuk menghadiri sebuah acara peringatan Haul Al Habib Husen yang digelar pada hari ini juga.

Kelebihan beban

Bismo menjelaskan, penyebab terbaliknya kapal getek yang mengangkut sejumlah orang, dan menelan satu korban jiwa diketahui lantaran kelebihan beban.

Walaupun itu baru dugaan sementara, Bismo mengaku masih melakukan penyelidikan mendalam terkait
tragedi na'as tersebut.

"Ada kemungkinan, kapal terbalik karena kelebihan beban atau muatan. Kejadian ini masih terus kami dalami kembali," ucapnya.

Identitas korban, jelas Bismo belum diketahui apakah selaku warga di Kawasan Penjaringan atau bukan. Sebab, jelas Bismo, saat anggota ke lokasi kejadian dan meminta keterangan warga, diketahui tak satupun warga mengenali sosok korban yang tewas dalam tragedi terbaliknya kapal tersebut.

"Korban sendiri sih saya yakin bukan warga sekitar Pasar Ikan. sebab warga sekitar tak ada yang mengenali. Korban pun kisaran umur lanjut usia (lansia) dan merupakan pengunjung acara tadi. Untuk usia dan identitasnya saya tegaskan belum jelas karena belum dikenali. Kita pun juga sudah melakukan pengecekan, tapi identitas juga tidak ditemukan di lokasi," paparnya.

Sesaat setelah kejadian, ditambahkan Bismo, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Atmajaya, Penjaringan.

Ia juga mengakui, masih mendalami kasus tersebut dan mencari identitas korban malang yang tewas karena tragedi itu.

"Korban sudah kami evakuasi ke RS Atmajaya untuk penyeledikan lebih lanjut," tutupnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved