Breaking News:

Sindikat Narkoba

Gelar Razia Malam, Ini Temuan BNNK Jakarta Utara

BNNK Jakarta Utara bersama Polres Metro Jakarta Utara dan POM TNI AD menggelar inspeksi mendadak narkoba di dua lokasi hiburan malam, Sabtu-Minggu.

Warta Kota/Panji Bhaskara Ramadhan
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara bersama Polres Metro Jakarta Utara dan POM TNI AD menggelar inspeksi mendadak narkoba di dua lokasi hiburan malam, Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu dan Minggu (30-31/7/2016). 

WARTA KOTA, KELAPA GADING - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara bersama Polres Metro Jakarta Utara dan POM Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) menggelar inspeksi mendadak (sidak) narkoba di dua lokasi hiburan malam, Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu dan Minggu (30-31/7/2016).

Dalam operasi ini, petugas temukan enam orang yang diketahui positif mengkonsumsi narkoba.

"Dari hasil razia hiburan malam bernama KC dan SS di Komplek Rumah Toko Kokan Permata, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya itu kami temukan sebanyak enam orang yang positif menggunakan narkoba," jelas Kepala Seksi Pemberantasan BNN Kota Jakarta Utara, Rizky Fahrurrozi.

Ia menerangkan, razia narkoba di tempat hiburan malam sudah menjadi tugas, dan sebagai bentuk tindak pencegahan yang sekaligus pemberantasan narkotika.

Ia mengatakan, operasi ini juga dilakukan karena narkoba disebut rentan digunakan pengunjung maupun karyawan di tempat hiburan tersebut.

"Sidak sengaja tidak kita beritahukan sebelumnya, dan kami pun tidak terlalu banyak menggandeng berbagai pihak agar informasi tidak bocor," ucapnya.

‎Ia menyatakan, di tempat hiburan berinisial KC, razia dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB - 22.55 WIB. Ia pun menyebut, terhitung. 50 orang mengikuti test urine yang terdiri 40 pria dan 10 wanita.

Alhasil, ia mengaku pertama kali menemukan tiga orang yang diketahui positif narkoba.

"Sementara razia di tempat hiburan SS yang kami lakukan pada pukul 23.00 WIB - 00.45 WIB, diketahui dari 35 orang yang diperiksa (15 pria dan 20 wanita), tiga orang terbukti positif narkoba. Perlu diketahui, dua diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Thailand. Ke 6 pelaku diketahui mengkonsumsi narkoba jenis sabu, inex, ganja, maupun obat penenang," katanya.

Ia menjelaskan, ke enam orang tersebut yang dinyatakan postif, langsung dibawa ke markas BNN untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, lanjutnya, Bagi dua WNA Thailand yang juga terjaring dalam operasi itu dan terbukti mengkonsumsi, langsung diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara.

"Bagi warga Indonesia kita lakukan rehabilitasi jika benar hanya sebagai pemakai dan bukan pengedar," lanjutnya.

Menurut Rizky, ila ada pengelola tempat hiburan yang membiarkan karyawan atau pengunjungnya menggunakan narkoba, BNN akan melakukan pemberian rekomendasi kepada dinas terkait, untuk memberi surat peringatan dan teguran.

Lebih lanjut, Rizky menjelaskan pada razia tersebut dilakukan secara random (acak), yakni dengan mengamati langsung pengunjung atau karyawan yang bersikap seperti ketakutan atau gelisah.

"Kalau pengguna narkoba dari pengunjung, kami serahkan ke kepolisian. Sedangkan bila ada oknum atau aparat kami serahkan ke PM atau Provos dari kesatuan masing-masing. Bagi mereka setelah menyeleksi akan diminta test urine, anggota kami mengawasi langsung ke dalam toilet untuk memastikan air seninya," tutupnya.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved