Chris Jhon Gagas Indonesia Boxing Championship
Saat laga melawan Simpiwe Vetyeka di Perth, Australia, Chris kalah TKO, setelah menyelesaikan ronde keenam dari 12 ronde yang direncanakan.
WARTA KOTA, JAKARTA - Chris Jhon, petinju kebanggan Indonesia telah menangkan oertandingan demi pertandingan. Perjalanan tanpa kekalahan sang juara dunia ini terhenti pada Jumat (6/12/2013) lalu.
Saat laga melawan Simpiwe Vetyeka di Perth, Australia, Chris kalah TKO, setelah menyelesaikan ronde keenam dari 12 ronde yang direncanakan.
Ini merupakan kekalahan pertama suami Anna Maria Megawati tersebut dalam karier tinju profesionalnya. Total, dia membukukan 52 pertandingan, dengan 48 kali menang (22 KO), tiga kali seri, dan sekali kalah. Rekor yang tak mudah ditandingi.
Bagian terpenting dalam perjalanan karier Chris John adalah ketika dia merebut gelar juara dunia kelas bulu versi WBA, dengan mengalahkan Oscar Leon dari Kolombia di Bali, 26 September 2003.
Sekitar dua minggu setelah kekalahan tersebut, Chris menyatakan gantung sarung tinju. Keputusan ini dibuat bukan lantaran dia merasa frustrasi karena kekalahan tersebut, tetapi lebih karena Chris merasa tidak se-fit dulu lagi.
"Memang usia tidak bisa dibohongi" ujar pria kelahiran 14 September 1979, saat konferensi pers, di Pasifik Place Mall, Jakarta.
Keputusan sudah dibuat. Setelah bertahun-tahun mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, kini saatnya Chris memuaskan hati dengan menghabiskan waktu bersama istri dan buah hati.
"Setelah pensiun, saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga," katanya.
Chris John Kembali
Namun, beberapa tahun setelah keputusan pensiun, "The Dragon" kembali akan aktif dalam dunia tinju di Indonesia.
Bukan sebagai petinju, Chris John menggagas sebuah ajang kompetisi yang akan diadakan 2 September mendatang.
Melalui PT.Chris Jhon Indonesia, ajang "Indonesia Boxing Championship" (IBC) diadakan untuk mencari juara baru bagi Indonesia.
"Kini, saatnya saya untuk menjadi tim pendukung yang membantu petinju profesional Indonesia berbakat lainya meraih impian mereka berlaga dan meraih juara di tingkat internasional," ujar Chris John.
IBC telah menjaring 32 petinju terbaik Indonesia di kelas Bulu untuk dipertandingkan.
"Ajang ini untuk membuat pertandingan secara reguler. Saya berpikir, bagaimana mereka (petinju muda) mau jadi juara kalau tidak ada pertandingan," ucap pria kelahiran kota Banjarnegara ini.
Ia mengharapkan, ajang ini tidak hanya akan membuka jalan bagi petinju berbakat Indonesia, namun juga kembali dapat menggairahkan para pecinta dan penonton olahraga tinju profesional, melalui suguhan tontonan yang bermutu. (Faizal Rapsanjani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160730-chris-john-tinju_20160730_020830.jpg)