Breaking News:

Telepon di Meja Informasi Sekolah Kharisma Bangsa Terus Berdering sejak Pagi

"Mereka yang menelepon kebanyakan orangtua murid dan menanyakan soal isu akibat pemberitaan itu. Dari pagi sudah banyak sekali yang nelepon, puluhan"

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ruang resepsionis Sekolah Kharisma Bangsa di Jalan Pondok Cabe, Tangsel, Jumat (29/7). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Indah, resepsionis di Sekolah Kharisma Bangsa mengaku pemberitaan di media massa online mengenai tudingan sekolah tempatnya bekerja terkait dengan teroris Turki dan disebut-sebut akan ditutup, membuat dirinya jauh lebih sibuk, Jumat (29/7) ini.

Sebab tak seperti biasanya, sejak pagi telepon di meja resepsionisnya terus berdering minimal 15 menit sekali.

"Mereka yang menelepon kebanyakan orangtua murid dan menanyakan soal isu akibat pemberitaan itu. Dari pagi sudah banyak sekali yang nelepon, puluhan mungkin ratusan," kata Indah kepada Warta Kota di Sekolah Kharisma Bangsa di Jalan Pondok Cabe, Tangsel, Jumat (29/7).

Karena dirinya sudah dijelaskan oleh pihak sekolah soal ini, menurut Indah, ia juga menyampaikan hal yang sama kepada orangtua siswa yang menelepon dan menanyakan soal hal itu.

"Saya bilang gak akan ditutup sekolahnya bu dan gak ada kaitan dengan kelompok, seperti yang diberitakan," kata perempuan berjilbab itu.

Menurut Indah sudah puluhan atau bahkan sampai seratus orangtua siswa atau warga yang kerabatnya bekerja di Sekolah Kharisma Bangsa menanyakan soal itu.

"Saya jawab seperti yang sudah disampaikan pihak sekolah dan yayasan," katanya.

Kepala SMP-SMA Kharisma Bangsa, Sutirto, menjelaskan selain orangtua siswa yang menanyakan soal terkait teroris Turki itu, banyak juga orangtua siswa yang menawarkan apa yang bisa mereka bantu untuk meluruskan dan menjelaskan hal yang sebenarnya.

"Kami bilang sangat mengapresiasi tawaran beberapa orangtua siswa. Namun saat ini, kami bisa mengatasinya dengan konsolidasi internal dahulu," kata Sutirto.

Menurutnya tudingan sekolah mereka terkait dengan kelompok Feto dan diminta untuk segera ditutup, sangat berlebihan.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved