Makam Fiktif

Sebanyak 10 Makam Fiktif di TPU Jeruk Purut Dibongkar Petugas

Makam fiktif itu berada di enam blad di TPU Jeruk Purut, blad nomor 05, 10, 31, 32, 36 dan 50,Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Pembongkaran makam fiktif di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Skandal makam fiktif semakin marak di wilayah Ibu Kota Jakarta.

Tak terkecuali, untuk tanah pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2016).

Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan mendapati sebanyak 10 makam fiktif di TPU tersebut.

Makam fiktif itu berada di enam blad di TPU Jeruk Purut.

Yaitu di blad nomor 05, 10, 31, 32, 36 dan 50.

Pihak Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan langsung membongkar nisan dan makam fiktif tersebut.



Dengan cangkul dan peralatan seadanya, mereka bahu membahu memindahkan nisan makam fiktif tersebut.

Selain itu, skandal makam fiktif diketahui dari gundukan liang lahat palsu yang diatasnya ada rumput jepang langsung diratakan dengan tanah.

Karena, diketahui, makam-makam tersebut makam fiktif.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Muhammad Iqbal yang langsung terjun ke lapangan mengatakan, makam fiktif itu berdasarkan hasil investigasi petugas di lapangan.

Namun, memang diketahui, banyak makam fiktif di TPU Jeruk Purut karena laporan dari warga yang kesulitan mendapatkan lahan makam.

"Satu titik makam fiktif berdasarkan laporan masyarakat dan sembilan lainnya hasil investigasi dari petugas di lapangan. Jadi total ada 10 makam fiktif di TPU Jeruk Purut," kata Iqbal, Rabu (27/7).

Keberadaan makam fiktif ini sudah dipesan melalui oknum yang bermain.

Namun Iqbal mengungkapkan untuk petugas TPU sendiri saat ini sudah baru. 

Meski telah diketahui adanya oknum yang bermain dengan adanya makam, pihaknya tidak dapat memproses hukum.

Hal itu berkaitan dengan peraturan Daerah 3 tahun 2007 tentang pemakaman.

"Sementara petugas TPU sesuai kebijakan Gubernur DKI sudah baru semuanya. Proyeksi kami ke depan pembenahan ke semua lini," ucapnya.

Kendati demikan pihaknya akan terus mengantisipasi kembali adanya makan fiktif.

Sementara untuk makam yang telah dibongkar ini akan dikembalikan seperti semula sesuai kebutuhan masyarakat.

Memang menurutnya, makam itu dipesan oleh warga dan dikelola oleh oknum petugas di lapangan.

"Indikasinya seperti itu. Tapi oknum pelakunya kan sudah ngga ada di dinas maupun sudin. Praktek tersebut sudah berjalan cukup lama. Jadi agak susah untuk melacaknya," ucapnya.

Selain TPU Jeruk Purut, pihaknya juga akan melakukan pembongkaran makam fiktif di TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28).

Sedikitnya ada sekitar 10 sampai 15 makam fiktif yang berada dibeberapa blok akan dibongkar.

"Besok Kadis Pertamanan dan Pemakaman akan membongkar. Sekitar 10 sampai 15 makam. Saat ini kami verifikasi datanya," ungkapnya.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved