Liga Indonesia

Pelatih Persija Sebut Bangkalan Rasa GBK

Persija Jakarta akan menggunakan Stadion Gelora Bangkalan, untuk menjamu Madura United pada laga lanjutan ISC A, Minggu, (24/7).

Pelatih Persija Sebut Bangkalan Rasa GBK
JakOnline.asia
Skuat Persija Jakarta 2015 saat berlatih. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Persija Jakarta akan menggunakan Stadion Gelora Bangkalan, Madura untuk menjamu Madura United pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship A (ISC A), Minggu, (24/7).

Asisten pelatih Persija Jakarta, Benyamin Leo Betty mengatakan, meski sebagai tim tuan rumah, Macan Kamayoran menggunakan Stadion Gelora Bangkalan yang merupakan markas Sapeh Kerap, julukan Madura Unied.

"Kami terpaksa menggunakan Stadion Gelora Bangkalan, karena belum mendapat pengganti Gelora Bung Karno (GBK). Ini akan menguntungkan Madura United. Tetapi kami tidak patah arang. Kami akan jadikan Stadion Gelora Bangkalan serasa GBK. Bangkalan akan kami jadikan layaknya rumah sendiri," kata Leo kepada Super Ball, Sabtu (23/7)

Leo mengucapkan, pihaknya telah memberikan motivasi agar mental pemain Persija tetap tinggi. Karena main di markas lawan tentunya akan berpengaruh pada hasil yang ditargetkan.

"Kami tetap menargetkan poin penuh, karena ini laga home Persija. Sekarang tinggal motivasi dari pemain. Kami selaku tim pelatih meminta kepada seluruh pemain untuk tetap percaya diri. Kalau kepecercayaan diri dan motivasi tinggi, tentunya pemain akan bisa mendapatkan hasil terbaik. Kami harus dapat tiga poin," ucap Leo.

Memang tidak mudah mengalahkan Madura United di markasnya sendiri, tetapi pelatih Paulo Camargo sudah menyiapkan strategi terbaik.

"Paulo  telah mempelajari kekuatan Madura United dengan menyiapkan strategi khusus untuk mendapatkan kemenangan. Paulo juga sudah mengantisipasi dukungan penuh dari pendukung Madura United. Mengingat tempat yang dijadikan lokasi pertandingan adalah markas Madura United. Tetapi saya yakin, seluruh pemain tidak mau memberikan poin kepada Madura United," ujar Leo.

Leo menjelaskan, anak asuhnya akan bermain total dengan mempraktikan strategi terbuka dan menyerang.

"Main di markas Madura United bukan berarti kami main bertahan. Kami akan tetap main menyerang dan terbuka. Tetapi anak-anak harus memperhatikan lini pertahanan. Pasalnya Madura United bukan tim sembarangan. Mereka berhasil berada di jajaran papan atas," jelas Leo.

Menurut Leo, Madura United merupakan tim yang bagus. Bahkan dia meminta kepada Bambang Pamungkas dan kawan-kawan untuk mewaspadai pemain-pemain depan Madura United yang dikenal sangat berbahaya jika berada di daerah pertahanan lawan.

Halaman
123
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved