Kopi Beracun

Peralatan Pembuat Kopi Maut Juga Dipakai untuk Pesanan Lainnya

Rangga menyebutkan, seluruh peralatan pembuat kopi, khususnya teko maupun penggiling kopi juga dipakai untuk membuat kopi pesanan lainnya.

Peralatan Pembuat Kopi Maut Juga Dipakai untuk Pesanan Lainnya
Kahfi Dirga Cahya
Keluarga Wayan Mirna Salihin menonton persidangan Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Kesaksian Barista cafe, Rangga Maulana dalam sidang terkait kematian Wayan Mirna Salihin di Cafe Olivier West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (6/7) terus bergulir.

Dalam kesaksiannya, Rangga menyebutkan jika seluruh peralatan pembuat kopi, khususnya teko maupun mesin grinder atau penggiling kopi juga dipakai untuk membuat kopi pesanan lainnya.

Keterangan tersebut disampaikannya berdasarkan barang bukti yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardito Muwardi yakni daftar pesanan es kopi Vietnam yang dipesan oleh pengunjung Cafe Olivier selama hari Rabu (6/1).

Dalam daftar pesanan yang ditunjukkan langsung di depan Ketua Majelis Hakim, Kisworo itu tercatat jika es kopi Vietnam dipesan sebanyak delapan kali, yakni pada pukul 11.59 WIB, 12.29 WIB, 13.07 WIB, 15.15 WIB, 15.16 WIB, 15.32 WIB serta pada pukul 16.08 WIB yakni kopi pesanan Jessica dan pukul 20.06 WIB, pesanan pasca Mirna tewas.

Enam pesanan es kopi Vietnam diantaranya dibuat oleh rekan Rangga sesama Barista Cafe Olivier, Tegar.

Sedangkan, pesanan es kopi Vietnam yang dipesan Jessica untuk Mirna dibuat oleh Rangga.

Seluruh peralatan yang digunakan untuk membuat kopi tersebut dikatakan Rangga sama, diantaranya teko, grinder termasuk biji kopi robusta serta air panas yang berasal dari instalasi gedung.

Sementara, perlengkapan pendukung, seperti saringan kopi, cangkir, dan es batu diambil dari pantri dalam keadaan baru.

"Semua itu peralatan yang dipakai sama, termasuk pesanan untuk meja nomor 54 (Jessica-red). Karena kopi giling yang ada di dalam mesin grinder bisa dipakai untuk membuat 20 gelas kopi," jelasnya dalam persidangan.

Terkait hal tersebut, kuasa hukum terdakwa, Otto Hasibuan menanyakan soal air dalam teko yang sebelumnya disajikan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved