‎Sampah Buangan Warga Jakarta Tercecer di TPST Bantargebang

Sampah buangan warga Jakarta tercecer di tepi jalan di dalam kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

‎Sampah Buangan Warga Jakarta Tercecer di TPST Bantargebang
Sampah berserakan di pinggiran jalan menuju TPST Bantargebang, Bekasi.

WARTA KOTA, BEKASI-Sampah buangan warga Jakarta tercecer di tepi jalan di dalam kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (20/7/2016) siang. Sampah yang tercecer hingga sejauh 500 meter ini, menyusul ditariknya alat berat oleh PT Godang Tua Jaya (GTJ) selaku pengelola yang lama.

Hasan (35) salah seorang pengepul sampah di lokasi menuturkan, sampah ini dibuang oleh sopir truk sampah DKI pada Selasa (19/7) malam sekira pukul 22.00. Saat itu, belasan sopir truk tiba-tiba membuang sampah yang dibawanya di lokasi.

"Mungkin karena alat berat buat menata sampah ditarik, makanya sopir buang sampah di sini. Soalnya mereka sudah cukup lama menunggu untuk membuang sampah," kata Hasan saat ditemui di lokasi.

Hasan mengaku, ceceran sampah tersebut merupakan kejadian pertama karena selama ini truk DKI selalu membuang sampah di zona I. Selain menganggu akses jalan, kata dia, ceceran sampah ini juga merusak estetika di kawasan TPST Bantargebang.

Salah seorang pengacara PT GTJ, Refer Harianja, menjelaskan jumlah alat berat milik PT GTJ yang diangkut sebanyak 56 unit. Dia menyebut, 13 di antaranya merupakan allat berat cadangan yang sewaktu-waktu digunakan bila alat berat yang lain mengalami kerusakan.

Refer mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan kliennya untuk menentukan langkah selanjutnya. "Kami masih fokus untuk memindahkan asetnya," kata Refer yang menyebut DKI memberi batas tenggat waktu selama 30 hari untuk proses pengosongan aset. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved