Kopi Beracun

Ini Kejanggalan yang Diungkap Pegawai Cafe Olivier Dalam Sidang Jessica

Dirinya menyampaikan ketiga paper bag tersebut disusun rapat di atas meja dengan posisi menutup seluruh minuman serta hiasan yang ada di atas meja.

Ini Kejanggalan yang Diungkap Pegawai Cafe Olivier Dalam Sidang Jessica
Rangga Baskoro
Suasana sidang kasus Jessica yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (20/7). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Sidang lanjutan atas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27) sosialita yang tewas usai meneguk es kopi Vietnam di Cafe Olivier West Mall Grand Indonesia pada tanggal 6 Januari 2016 lalu kian bergulir.

Kali ini, dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi, sejumlah saksi kunci, yakni pegawai Cafe Olivier dihadirkan dalam sidang ke enam yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (20/7).

Pada kesempatan pertama, receiptionis Cafe Olivier, Aprilia Cindy Cornelia dipanggil untuk bersaksi.


Suasana sidang kasus Jessica yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (20/7). (Foto: Rangga Baskoro)

Dalam kesaksiannya, perempuan berkacamata yang akrab disapa Cindy itu menceritakan awal mula kedatangan Jessica serta alasan mengapa Jessica memilih meja bernomor 54 yang tertutup dari pantauan kamera CCTV.

Selain itu, Cindy pun menceritakan kepergian Jessica usai memesan meja hingga kembali ke Cafe Olivier sembari membawa tiga buah paper bag yang diketahui berisi sabun yang dibeli di toko Bath and Body Works yang berada di lantai 1 West Mall Grand Indonesia.

Menanggapi keterangannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardito Muwardi kemudian bertanya mengenai posisi Jessica berikut paper bag usai pesanan, yakni es kopi Vietnam, Old Fashion dan Sazerac disajikan di atas meja.

Dirinya menyampaikan ketiga paper bag tersebut disusun rapat di atas meja dengan posisi menutup seluruh minuman serta hiasan yang ada di atas meja.

Padahal, diakuinya masih terdapat ruang yang luas di bagian sofa setengah lingkaran ataupun sisi meja lainnya.

"Sofa itu bentuknya setengah lingkaran, bisa ditaruh di mana saja. Tinggi paper bag itu lebih tinggi dibandingkan dengan gelas dan hiasan vas bunga, jadi tidak kelihatan semuanya karena tertutup paper bag," ungkapnya bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (20/7).

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved