Anggaran Rp250 Miliar Disiapkan Dinas Bina Marga DKI untuk Pembebasan MRT

"Pembebasan lahan MRT murni sudah tersedia Rp 50 miliar. Namun, akan ditambah 105 bidang. Jadi ditambah Rp 200 miliar menjadi Rp 250 miliar."

Anggaran Rp250 Miliar Disiapkan Dinas Bina Marga DKI untuk Pembebasan MRT
Warta Kota/Bintang Pradewo
Sebuah mobil alat berat becko berwarna kuning terlihat membongkar beberapa bangunan sejak pukul 08.00 WIB, Kamis (8/10). 

WARTA KOTA, CILANDAK -- Kepala UPT Pengadaan Tanah Dinas Bina Marga, Ahmad Dahlan mengatakan pihaknya menganggarkan Rp 250 miliar pada tahun 2016 untuk pembebasan lahan MRT.

Namun, anggaran itu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD) 2016.

"Pembebasan lahan MRT murni sudah tersedia Rp 50 miliar. Namun, akan ditambah 105 bidang. Jadi ditambah Rp 200 miliar menjadi Rp 250 miliar. Saya rasa penghitungan kami anggaran segitu cukup," tutur Dahlan di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (20/7).

Dia mengatakan saat ini masih ada 264 bidang yang belum dibebaskan.

Namun, yang paling krusial akan segera dibebaskan. Seperti untuk pembangunan stasiun. Karena untuk depo MRT berada di anggaran Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

"Kejar target supaya MRT bisa beroperasi kita akan bebaskan 105 bidang terlebih dahulu," ungkapnya.

Dia mengaku belum mau menyebutkan harga appraisal yang akan diberikan kepada warga Batan.

Karena kewenangan itu berada di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Jakarta Selatan. Sesuai Undang-Undang nomor 2 tahun 2012.

"Kita gunakan harga appraisal. Dalam aturan itu harga appraisal akan bertanggung jawab atas nilai itu," ungkapnya.(bin)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved